News

Maling HP, Pria 18 Tahun Digebuki Warga

SIANTAR, FaseBerita.ID – Seorang pria inisial SN (18) babak belur dimassa warga lantaran ketahuan mencuri HP di salah satu rumah warga di Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba, Senin (23/6/2019).

Informasi dihimpun, SN yang berasal dari Huta Parbeokan, Nagori Buntu Turunan Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun kepergok mencuri handphone setelah masuk ke dalam rumah milik warga di sana dengan cara mencongkel jendela belakang. Berhasil mencongkel jendela, pelaku kemudian masuk ke kamar untuk mengambil handphone.

Akan tetapi, aksinya itu ternyata diketahui pemilik rumah dan seketika Suyanto pemilik rumah langsung berteriak maling. Teriakan Suyanto ini kemudian mengundang perhatian warga sekitar hingga langsung mendatangi kediaman Suyanto.

SN yang sudah terpojok di rumah akhirnya berhasil diamankan warga dan langsung dimassa.

Menurut pemilik rumah, Suyanto dan istrinya, sebelum kejadian sekitar pukul 01.30 WIB pelaku juga sempat beraksi di salahsatu rumah warga di daerah itu. Namun tidak mendapatkan apa-apa.

“Pelaku ini sudah kami intai sejak awal. Sekitar pukul 01.00 WIB, kami sudah memantau gerak gerik dia. Namun pukul 03.00 WIB, kami pulang ke rumah masing-masing. Nah, begitu sampai di rumah, saya dan istri melihat jendela rumah kami sudah terbuka. Kami pun berupaya mencari pelaku. Ternyata dia sembunyi di samping mesin cuci. Saya pun meneriaki dia maling,” beber Suyanto.

Mendengar teriakan Suyanto, tetangga mulai berdatangan. Sementara pelaku berusaha melarikan diri. Namun gagal. Karena warga keburu mengepung pelaku.

Warga marah. Kemudian menghajar pelaku hingga babak belur dan tidak sadarkan diri.

Anehnya, saat beraksi pelaku hanya mengenakan pakaian dalam. Baju dan celana ia tinggalkan di samping rumah tempat ia beraksi.

“Lucu aja dia. Saat ditangkap, dia hanya pakai celana dalam saja. Baju dan celana dia tinggalkan di samping rumah,” kata Suyanto sembari tertawa.

Menurut Suyanto pelaku bukanlah warga Tanjung Tongah. Karena warga tidak pernah melihat pelaku di daerah itu.
Tidak lama kemudian, personel Polsek Martoba tiba di lokasi dan mengamankan pelaku dari amukan warga. Polisi kemudian memboyong pemuda itu ke RSUD Djasamen Saragih Siantar untuk mendapatkan perawatan.

Kapolsek Siantar Martoba Iptu Resbon Gultom, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Pihaknya telah mengamankan tersangka dari Kelurahan Tanjung Tongah.

Sering Bermasalah

Terpisah, Berton Nainggolan selaku Pangulu Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hantonduhan, Kabupaten Simalungun mengatakan bahwa SN itu merupakan warganya.

Berton menceritakan bahwa SN tidak tamat sekolah dan sering membuat masalah di Siantar.

“Sudah beberapa kali dia ini membuat masalah sampai ditangani polisi, tapi akhirnya berdamai. Mungkin ketika itu masih di bawah umur,” terang Berton.

Berton menambahkan, ayah SN ini tinggal di kampung dan sehari-harinya sebagai supir Angdes.

“Baiknya bapaknya ini. Abangnya juga baik. Tapi entah kenapa SN ini selalu nakal dan kerap ikut-ikut anak jalanan,” terangnya.

Berton berharap, agar SN ini dapat bertobat dan tidak lagi mengulangi perbuatannya setelah dimassa warga.
“Nanti saya kasih kabar ke ayahnya supaya dilihat anaknya itu,” katanya. (mag03/pra/des)