News

Maling Beraksi saat Jamaah Salat Subuh: Ditangkap Polisi saat Main Judi Online

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Polisi menangkap seorang pria berinisial RA (26) dari sebuah warnet di Jalan Elang, Kelurahan Aek Manis, Sibolga Selatan, Selasa (6/8/2019) sekira pukul 12.00 WIB.

Dari pria warga Jalan SM Raja Gang Kenanga tersebut, polisi menemukan barang bukti hasil curian berupa kotak infak milik Masjid Raya Al-Islah.

Menurut Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, ayah satu anak tersebut ditangkap tengah asyik bermain poker alias judi online. “Tersangka kita tangkap sedang main judi poker di sebuah warnet di Jalan Elang,” kata Sormin, Rabu (7/8/2019).

Dari hasil pemeriksaan diketahui, tersangka beraksi seorang diri dan dilakukan saat semua jamaah sedang melaksanakan Salat Subuh.

“Selasa (6/8/2019), sekira pukul 05.00 WIB, saat melintas dari Jalan SM Raja, tepatnya di depan Masjid Raya Al-Islah, tersangka melihat ada kotak amal dan saat itu jamaah sedang melaksanakan Salat Subuh. Timbul niat tersangka untuk mengambil kotak amal tersebut. Kemudian, ia masuk dengan membuka pintu gerbang masjid dan setelah berada dalam masjid, tersangka mengambil kotak amal yang terbuat dari besi,” ungkapnya.

Kotak amal tersebut kemudian dibawa kabur lewat sungai. Setelah berada di tempat yang aman, tersangka membuka kotak amal dan mengambil seluruh uang yang ada di dalam. “Dibawa melalui sungai hingga ke Gang Kenanga. Kemudian, tersangka mengambil batu dari sungai untuk merusak gembok. Di dalam kotak amal ada uang yang terdiri dari pecahan Rp50 ribu, Rp10 ribu, Rp5 ribu dan Rp2 ribu. Setelah dihitung, jumlahnya Rp3.200.000,” terang Sormin.

Kemudian masih kata Sormin, tersangka menyimpan sebagian uang tersebut dalam buku tabungannya. Dan sebagian lagi di transfer ke bandar poker. “Rp2 juta dimasukkan kedalam buku tabungannya. Sisanya, ditransfer ke bandar poker. Kemudian, tersangka pergi ke warnet di Jalan Elang dan main judi poker,” katanya.

Beberapa saat kemudian, tersangka kembali mentransfer sebagian uang dari tabungannya ke bandar poker.

Karena, saldo yang ditransfer sebelumnya telah habis. “Namun sebelum itu, sekira pukul 09.00 WIB, tersangka bertemu dengan temannya dan membayar utangnya sebesar Rp500 ribu,” ujarnya.

Setelah mentransfer uang ke bandar poker, tersangka kembali ke warnet untuk melanjutkan permainan judi online tersebut. “Dia kembali ke warnet sekira pukul 10.00 WIB dan sekira pukul 12.00 WIB, petugas datang menangkapnya,” beber Sormin.

Tersangka kini ditahan di RTP Mapolres Sibolga. Atas perbuatannya, pria yang kesehariannya bekerja sebagai buruh tersebut dikenakan pasal 363 ayat 1, subsider pasal 362 KUHPidana, dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun. (ts)