News

Madina Murni Dituding Tak Bayar Pajak!! Ini Penjelasan BPKPAD

MADINA, FaseBerita.ID – Munculnya isu yang menyebut perusahaan air minum kemasan dan galon CV Madina Murni tidak membayar pajak, Badan Pengelola Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memberikan klarifikasi.

Kepala BPKPAD Kamal Rangkuti dalam suratnya bernomor 900/1667/BPKPAD/2019 tertanggal 17 Agustus 2019 mengatakan, bahwa perusahaan air minum kemasan Madina Murni salah satu perusahaan yang taat membayar pajak.

Kamal menyebut, pihaknya sudah memeriksa rekening koran yang diberikan PT Bank Sumut Cabang Panyabungan guna memastikan pembayaran pajak perusahaan itu.

“Berdasarkan rekening koran dari Bank Sumut, CV Madina Murni telah melunasi pajak air bawah tanah mereka tahun 2017 dan 2018 pada rekening Kas Daerah yang ada di PT Bank Sumut Cabang Panyabungan,” sebutnya.

Dalam bukti setoran pajak untuk tahun 2017, CV Madina Murni telah melakukan pembayaran sebanyak dua kali, yaitu pada tanggal 20 Februari 2018 dan tanggal 11 Mei 2018. Sementara untuk pembayaran pajak 2018, CV Madina Murni juga telah melunasinya pada tanggal 21 Agustus 2019.

“Dengan begitu, pajak air bawah tanah CV Madina Murni sudah dilunasi, dan isu yang menyebut perusahaan itu belum membayar pajak, itu tidak benar,” tegasnya.

Kamal juga menyebut, pihaknya juga sudah melakukan klarifikasi kepada CV Madina Murni, dan pihak CV Madina Murni sudah bisa memahaminya, karena dana tersebut sudah masuk ke Kas Daerah.

Sebelumnya, beredar informasi dan beberapa nama perusahaan yang belum membayar pajak. Salahsatunya adalah perusahaan air minum kemasan gelas, botol dan galon CV Madina Murni. Bahkan, muncul di media pemberitaan.

Sementara, pimpinan Madina Murni bernama Hendra Daulay membantah informasi tersebut. Hendra pun menegaskan perusahaannya telah membayar pajak dan tidak sesuai dengan informasi yang beredar itu. (wan)