News

Madina Ikut Pilkada Serentak: 11 Nama Balon Bupati Mencuat

MADINA, FaseBerita.ID – Kabupaten Mandailing Natal dipastikan menjadi salah satu daerah yang akan ikut dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 mendatang.

“Iya benar, Mandailing Natal salah satu daerah yang ikut Pilkada serentak,” sebut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madina, F Syarif SH, Minggu (19/5).

Begitupun, Syarif belum bisa menjelaskan tahapan-tahapan dan jadwal pelaksanaan seperti penjaringan bakal calon di tingkat partai politik hingga pendaftaran bakal calon ke KPU Madina.

Ia juga belum memastikan berapa anggaran dana pembiayaan selama pelaksanaan Pilkada pemilihan bupati dan wakil bupati yang akan ditampung pada P-APBD kabupaten Madina 2019.

“Soal tahapan dan jadwal belum, kita masih menunggu dari KPU RI. Diperkirakan tahapan akan mulai akhir tahun ini. Anggaran juga belum, kita masih akan mengadakan rapat-rapat anggaran dengan DPRD Madina, ditampung di P-APBD 2019,” ungkapnya.

Diketahui, Kabupaten Madina mengikuti pilkada serentak pada Desember tahun 2015 yang lalu, hasilnya, pasangan calon nomor urut 2 Dahlan Hasan Nasution-Ja’far Sukhairi terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Madina periode 2016-2021. Mereka mengalahkan rivalnya yaitu pasangan calon M Yusuf Nasution-Imron Lubis, dan pasangan calon Saparuddin Haji Lubis-Miswaruddin Daulay.

Dahlan-Sukhairi pun dilantik di aula kantor Gubernur Sumatera Utara pada tanggal 30 Juni 2016 yang lalu.

Sementara itu, sejumlah nama kandidat bakal calon pun bermunculan. Ada dari kalangan politisi, akademisi, praktisi hukum, pengusaha, Aparatur Sipil Negara. Dan, nama Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dan wakil bupati Ja’far Sukhairi Nasution pun ikut masuk dalam nama-nama bakal calon yang mencuat itu.

Nama kandidat yang paling jadi perbincangan saat ini adalah H Musthafa Bakhri Nasution yang lebih dikenal sapaannya ‘Tuan Bakhri’. Ia diketahui sebagai pimpinan pesantren Musthafawiyah Purba Baru, Madina.

Nama lain seperti Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Madina Erwin Efendi Lubis. Erwin bukan sosok asing lagi di dunia politik Madina. Ia mengawali karir politiknya pada Pemilu legislatif tahun 2009 dan terpilih jadi anggota DPRD Madina dari Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK).

Kemudian, ia kembali terpilih jadi anggota DPRD Madina periode 2009-2014. Lalu, di Pemilu 2019, Erwin mampu mengantarkan partai besutan Prabowo Subianto itu sebagai partai pemenang di Madina.

Nama lain dari kalangan politisi yaitu Fahrizal Efendi Nasution, anggota DPRD Sumatera Utara dari fraksi Partai Hanura periode 2014-2019 dan kembali terpilih untuk periode 2019-2024. Fahrizal juga pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Mandailing Natal pada periode 2009-2014.

Kemudian, muncul juga nama praktisi hukum HM Amin Nasution SH MH yang disebut-sebut sebagai pendiri Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Al-Amin yang punya kantor cabang di Panyabungan kabupaten Madina.

Beberapa nama yang pernah menjadi calon bupati di Pilkada Madina sebelumnya pun turut mencuat, yaitu Saparuddin Haji Lubis (Calon Bupati Madina tahun 2015), Irwan Hamdani Daulay (Calon Bupati Madina tahun 2010), Imron Lubis (calon wakil bupati Madina tahun 2015), Aswin Parinduri (calon bupati Madina tahun 2010).

Nama lain yang mencuat adalah seorang yang masih aktif sebagai Aparatur Sipil Negara atau PNS. Ia adalah Dollar H Siregar. Ia saat ini juga menduduki jabatan di luar pemerintahan yaitu ketua Pengcab PSSI Kabupaten Madina. Dollar selama ini cukup popular di kalangan pemerintah kabupaten Madina, dan ia lama menjabat di dinas pendidikan. (wan)