News

M Idrus Tandjung Siap Mencalon Bupati Asahan Jalur Independen

ASAHAN, FaseBerita.ID – Muhamad Idrus Tandjung yang kerab dipanggil bang Tandjung dengan profesi pengacara sekaligus pembina sejumlah organisasi kepemudaan, mahasiswa dan tokoh LSM itu siap bertarung untuk mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Asahan pada priode 2020-2025 mendatang.

“Nyali serta panggilan jiwa saya untuk terus mengabdi sekaligus terus membenahi Asahan yang tidak pernah padam sejak dibangku kuliah dahulu. Dengan tekad memberantas korupsi, membasmi narkoba juga judi menjadi program prioritas saya untuk maju menjadi bakal calon Wakil Bupati Asahan periode 2020-2025 mendatang dengan jalur independen,” ungkapnya dihadapan sejumlah awak media di Kisaran, Sabtu (20/7/2019).

Menurutnya, untuk menjadi pemimpin itu harus berani dan serius berkorban, baik fisik tenaga bahkan nyawa untuk terus menegakkan keadilan dan kesejahteraan rakyatnya. “Masyarakat Asahan harus siap memilih juga jeli terhadap pilihan dan calon pemimpinnya.

Tidak mengikuti pola-pola lama yang bertentangan dengan semangat reformasi dan Pancasila. Jika mau terus Asahan berbenah, mari sama-sama kita bebaskan Asahan dari upaya korupsi dan kegiatan yang berpotensi judi di Asahan. Pemimpin itu harus memiliki tanngungjawab, tidak hanya didepan manusia namun bertanggung jawab penuh segala kebijakannya di hadapan Allaah SWT Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Advokat yang dikenal kerab membatu kaum yang lemah itu.

Tandjung juga mengaku, selama ia terjun di tengah tengah masyarakat masih banyak sumber daya alam yang belum tereksplorasi dengan maksimal, dari mulai dugaan pengelapan pajak perusahaan dari hasil laut dan hutan di Kabupaten Asahan. Hal itu tak boleh terus dibiarkan.

Sementara itu Ali didampingi Mahyudin selaku pengurus Lembaga Badan Investigasi Nasional (BIN) Kabupaten Asahan, Tanjungalai dan Batu Bara mengamini niat M Tandjung. Ia berharap calon pemimpin Asahan harus berani berkorban lahir dan batin dalam menegakkan kebenaran.

“Berani menempatkan hukum sebagai panglima, memberantas penyakit masyarakat dan mampu menekan kesenjangan sosial, mengedepankan pendidikan dengan memperbesar anggaran pendidikan dari APBD,” kata Mahyudin. (zai/rah)