News

Longsor Akibat Luapan Dari Kebun PTPN, Warga Bah Jambi II Bergotongroyong

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID-Sudah berkali-kali mengajukan permohonan ke pihak PTPN IV Kebun Bah Jambi, untuk membangun tembok penahan di pinggir sungai di belakang rumah warganya, namun sampai saat ini belum ada respon sehingga kondisi pinggir sungai semakin mengkhawatirkan.

Pangulu Bah Jambi ll Indra Saragi memutuskan mengajak masyarakat untuk melakukan gotongroyong membuat penahan dengan menggunakan tanah yang diisi ke dalam goni. Goni berisi tanah tersebut kemudian disusun di dasar jurangan untuk menahan tanah.

Dengan hanya menggunakan tenaga warga, disadari pangulu hasilnya tidak maksimal. Namun menjaga tidak semakin parah, maka upaya pun tetap dilakukan. Menunggu pihak perkebunan atau pemerintah melakukan pembangunn.

Saat melaksanakan gotong royong bersama warga, Jumat (3/7/2020), Indra sangat mengharapkan pihak perkebunan berpartisipasi membangun tembok penahan atau bronjong di lokasi tersebut. Karena sungai yang berada di belakang rumah warga merupakan daerah pembuangan air yang berasal dari kebun Bah Jambi.

Warga mengisi goni dengan tanah untuk disusun sebagai penahan.

“Sudah berkali-kali saya buat permohonan, tapi belum ada hasil. Padahal kerusakan dan longsor ini akibat luapan air yang berasal dari wilayah kebun,”kata Indra.

Dijelaskan Indra, dirinya dan warga mulai gerah dengan sikap manajemen kebun yang tidak peduli dengan keselamatan warga. Pihaknya berencana akan mendatangi kantor kebun secara beramai-ramai.

Terpisah, Anggota DPRD Simalungun dari Partai Berkarya, Benfri Sinaga, mengaku sangat kecewa dengan sikap PTPN IV  Kebun Bah Jambi yang tidak pro aktif dengan keluhan masyarakat.

“Harusnnya pihak kebun juga memperhatikan keselamatan dan kesejahteraan warga. Jangan hanya memikirkan keuntungan, sementara akibat usahanya warga menderita karena terancam longsor. Kita akan mendukung warga jika langsung menyampaikan aspirasi ke kantor perkebunan itu,” katanya.

Sementara pihak PTPN IV Kebun Bah Jambi belum dapat dikonfirmasi, terkait permohonan warga Bah Jambi II untuk membangun tembok penahan atau bronjong di belakang rumah warga.(bis/fi)

USI