News

Listrik Sering Padam Warga Ancam Geruduk Kantor PLN

TAPTENG, FaseBerita.ID – Kesal dengan aliran listrik yang sering padam, warga Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), mengancam akan menggelar demonstrasi besar-besaran ke kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Sibolga Kota. Wacana aksi demo tersebut disebabkan listrik padam setiap hari tanpa mengenal waktu.

Jamin Arsad Pasaribu (52), warga Kelurahan Sibabangun kepada New Tapanuli, Rabu (21/8), mengatakan, padamnya listrik tidak mengenal waktu, bahkan 2 hingga 4 kali sehari. Anehnya setiap menjelang maghrib pasti mati, aktivitas sholat menjadi terganggu.

“Kondisi ini sudah terjadi sejak satu bulan belakangan. Mungkin PLN itu tidak ngerti waktu sholat,” katanya, saat berkumpul bersama warga Kelurahan Sibabangun lainnya, membahas aksi demo yang akan digelar.

Jamin menegaskan, warga sudah mulai hilang kesabaran akibat sering padamnya aliran listrik tanpa sebab. Menurutnya, alasan gangguan jaringan hanyalah alasan klasik untuk melempar kesalahan. Seyogianya, petugas PLN sudah harus memastikan jaringan tidak akan terkena gangguan.

“Tidak ada alasan jika padamnya listrik, karena gangguan jaringan. Kenapa pohon-pohon yang berada disekitar jaringan tidak dibersihkan?” ujarnya.

Masih kata Jamin, paling celakanya pas mau ambil whudu lampu padam. Bukan pahala lagi yang didapatkan, yang muncul dosa akibat sumpah serapah yang terlontar secara refleks. Anehnya, walau kondisi memprihatinkan ini sudah membuat warga resah, penjelasan dari pihak PLN mengenai kerapnya pemadaman listrik tidak pernah disampaikan.

Senada, Desjan Sipahutar, warga Sibabangun lainnya, mengaku kesal karena barang elektroniknya banyak yang rusak akibat sering mati hidupnya listrik.

“Akibat mati hidup, telivisi saya rusak. Kalau begini terus kita yang rugi, mana tidur bergelapan lagi. Di mana pelayanan PLN ini. Kalau lambat bayar didenda, bahkan meteran di putus,” imbuhnya.

Desjan menyebutkan, pemadaman sangat mengganggu aktivitas warga. Banyaknya barang elektronik yang mengalami kerusakan hingga aktivitas yang terganggu, membuat masyarakat geram dengan perusahaan plat merah tersebut. Warga juga emosi lantaran tagihan listrik semakin membengkak.

“Setiap melakukan pembayaran, tagihan listrik terus mengalami kenaikan. Sementara pelayanan pihak PLN sangat tidak maksimal,” kesalnya. (ztm/osi)

iklan usi