News

Langgar Batasan Waktu, Satgas Posko PPKM Pondok Sayur Bubarkan Resepsi Pernikahan

SIANTAR, FaseBerita.ID – Tim Satgas Posko PPKM Kelurahan Pondok Sayur Kota Pematangsiantar hentikan acara resepsi pesta pernikahan di Jalan Sukadame Kelurahan Pondok Sayur, Sabtu (3/4/2021) sekira Pukul 17.00 WIB.

Kejadian ini bermula ketika Tim Posko PPKM Shift II Kelurahan Pondok Sayur melaksanakan monitoring di wilayah Kelurahan Pondok Sayur.

Melihat ada kegiatan resepsi pesta pernikahan di wilayah Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba yang melewati jam pembatasan kegiatan yaitu sekira pukul 16.00 WIB, Satgas Posko PPKM menyampaikan informasi ke Ketua Posko PPKM Kelurahan Pondok Sayur Aprita Pronika Sagala.

Selanjutnya, Ketua Posko PPKM sekaligus Lurah Pondok Sayur bersama Babinsa Sertu (TNI) Jhon Baikna Sipayung dan beberapa orang tim piket Posko PPKM sambangi lokasi resepsi pesta pernikahan.
Saat di lokasi terlihat acara pesta masih berjalan normal, bahkan ketika tim Satgas Posko PPKM tiba dilokasi tidak dihiraukan.

Alhasil, tim Posko PPKM menyuruh mematikan musik di lokasi pesta dan menemui keluarga pelaksana pesta pernikahan dan menjelaskan tentang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat di Kota Pematangsiantar khususnya di Kelurahan Pondok Sayur.

Para undangan dilokasi terlihat terkejut dan heboh dan terlihat pulang dari lokasi acara resepsi, kursi untuk para undangan seketika banyak yang kosong.

Lurah Pondok Sayur Aprita selaku Ketua Posko PPKM kelurahan Pondok Sayur membacakan isi surat edaran Walikota Nomor 440/1400/III/2021 tentang Perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro Dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Pematangsiantar serta menyampaikan Bahwa batas jadwal acara kegiatan hingga pukul 16.00 WIB.

“Kembali kami sampaikan bahwa di kota Pematangsiantar masih berlaku pembatasan jam kegiatan yaitu hingga pukul 16.00 Wib, jadi agar kita sama-sama melaksanakan surat edaran Walikota Pematangsiantar” ungkapnya.
“Pemerintah dan masyarakat harus bersama sama mencegah ini, saya ulangi mencegah ini sehingga pandemi Covid -19 selesai,” harapnya dengan nada tinggi.

Babinsa Sertu Jhon Baikna Sipayung turut menyampaikan himbauan tentang pelaksanaan PPKM dan berharap agar masyarakat dan pemerintah bekerjasama didalam mencegah Pandemi Covid-19.

Usai menyampaikan himbauan, lalu Ibu Lurah Pondok Sayur Aprita Pronika meminta kepada pemilik resepsi acara pernikahan agar acara resepsi dihentikan, bahkan musik diminta untuk dimatikan.
Pemilik hajatan pun menyampaikan permohonan maaf dan bersedia melaksanakan apa yang telah disampaikan oleh Lurah Pondok Sayur.

Terpisah, Lurah Pondok Sayur Aprita Pronika Sagala saat diwawancarai wartawan mengatakan bahwa akan tetap tegas didalam melaksanakan edaran walikota.

“Saya selaku Ketua Posko PPKM kelurahan Pondok Sayur bersama tim sudah komitmen bahwa didalam pelaksanaan Posko PPKM khususnya penegakan edaran walikota harus betul-betul dilaksanakan ditengah masyarakat, karena ini demi kebaikan bersama,” kata Aprita Pronika Sagala.

Ketika tim media bertanya, tentang masih banyak pesta di luar wilayah kelurahan Pondok Sayur tapi tidak ada penegakan ataupun himbauan seperti yang dilakukannya, Lurah Pondok Sayur Aprita menyampaikan bahwa itu komitmen tiap Posko PPKM di wilayah kelurahan masing-masing.

“Perihal aktif atau tidaknya Posko PPKM itu tergantung Tiap Posko PPKM kelurahan masing-masing, mau melaksanakan Tugas dengan tanggungjawab atau hanya seremonial maka kembali ketiap Posko PPKM. Karena sudah jelas bahwa SE di keluarkan oleh walikota Pematangsiantar, maka aturan tiap Posko PPKM itu sama, tidak ada yang beda. Saya tidak mau membandingkan dengan kelurahan lain karena tiap kelurahan pasti punya alasan tersendiri tentang aktif atau tidaknya mereka,” katanya. (tim/fabe)

USI