News

Lakalantas Maut di Inti Kota Siantar: Dua Pengendara Kreta Tewas

FaseBerita.ID – Remaja warga Jalan Gunung Sinabung Kelurahan Karo Ilfan Armando Tarigan (18) dan Ardiansyah Batubara (46) tewas setelah terlibat kecelakaan di Jalan Merdeka Simpang Jalan Wahidin, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Rabu (20/1) sekira pukul 00.30 WIB.

Informasi dihimpun, sebelum kecelakaan lalulintas terjadi, sepeda motor Honda Vario tanpa plat yang dikendarai Ilfan Armando Tarigan, warga Jalan Gunung Sinabung, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan, Pematangsiantar melaju kencang dari arah Lapangan Merdeka melaju lurus di Jalan Merdeka menuju ke arah Taman Makam Pahlawan.

Sementara sepeda motor Honda VCX BK 6806 WAI yang dikendarai Ardiansyah Batubara, warga Jalan Nagur Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara, datang dari arah Jalan Sutomo melaju di Jalan Wahidin ingin menyeberang di Jalan Merdeka menuju Jalan Ade Irma.

Di lokasi kejadian, kedua kendaraan mengalami tabrakan mengakibatkan benturan keras. Menurut polisi, kecelakaan diduga akibat kelalaian kedua pengendara sepeda motor, pengendara sepeda motor Honda VCX BK 6806 WAI Ardiansyah Batubara diduga menerobos arus lalu lintas satu arah.

Sementara pengendara sepeda motor Honda Vario Ilfa Armando Tarigan diduga mengendarai sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga tidak mampu menghindari kecelakaan.

Akibat luka berat, kedua pengendara pun menghembuskan nafas terakhir. Ilfan Armando Tarigan yang mengalami luka serius pada bagian kepala dan Ardiansyah Batubara mengalami luka, meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Personil kepolisian unit Laka Lantas Polres Siantar selanjutnya membawa kedua korban meninggal dunia ke ruang Forensik RSUD Djasamen Saragih untuk Visum. Usai visum, jasad keduanya pun disemayamkan rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan.

Kasat Lantas Polres Siantar AKP M Hasan ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya sudah mengevakuasi korban ke rumah sakit, menyerahkan korban kepada keluarga dan mengamankan barang bukti. (ros)

USI