News

Lahan PTPN III Sei Silau Telantar, Jadi Areal Hewan Ternak

FaseBerita.ID – Lahan perkebunan PTPN III Sei Silau, Distrik Asahan yang terletak di Kecamatan Buntu Pane banyak yang terlantar. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya lahan kosong di tengah tanaman kelapa sawit.

Lahan tersebut diperkirakan puluhan hektare yang berada di pinggir jalan lintas Sei Silau, Kisaran-Mandoge yaitu Afdeling 3 dan Afdeling 4.

Pantauan wartawan, kondisi lahan tidur ini tampak unik. Sebab, lahan tersebut kini dihuni oleh hewan ternak berupa lembu. Hal ini jelas sangat disayangkan. Sebab, lahan yang seharusnya berfungsi untuk menambah pendapatan negara, malah ditelantarkan sehingga tak bermanfaat.

Kabid Umum PTPN III Distrik Asahan, Wilson saat dikonfirmasi melalui selulernya, Kamis (23/10) menjelaskan, terjadinya lahan tidur dikarenakan tanaman terkena penyakit gano derma jamur.

“Oh iya pak, itu karena tanamannya terkena penyakit seperti jamur,” jelasnya.

Kemudian, Wilson tak banyak bicara hanya saja meminta agar konfirmasi langsung kepada Kabid Pemeliharaan atau Manager Unit.

“Coba konfirmasi langsung saja kepada kabid pemeliharaan atau manager unit. Karena itu bukan bidang saya. Jelasnya mereka lebih tau lagi soal ini. Lagipula saya lagi ada tugas di Medan,” tutupnya.

Selanjutnya, Asisten Personalia Kebun (APK) PTPN III Sei Silau, Sigit Bambang Prastyo juga mengatakan hal yang sama. Dikatakannya penyebab dari pohon bermatian karena terkena penyakit gano derma.

“Kita sudah sisip tanaman, namun mati juga. Kalau sekarang kita sisip lagi jaraknya terlalu jauh dengan tanaman yang ada sekarang,” kata Sigit.

Sigit menerangkan, selagi masih memenuhi target produksi, hal tersebut tidak dipermasalahkan. “Tak masalah, selagi masih memenuhi target produksi,” katanya.

Ketika disinggung terkait dana perawatan kebun, Sigit menjawab, dana perawatan disesuaikan dengan kebutuhan.

“Ya kami sesuaikan dengan kebutuhan tanaman. Hal itu juga kami laporkan kepada pimpinan,” tutupnya.(bay/fi)

USI