News

Lagi Kasus Bunuh Diri di Silau Kahean, Korban Gorok Leher Sendiri

FaseBerita.ID – Masih segar dalam ingatan kasus bunuh diri Tiurlen boru Damanik (65) warga Dusun Mariah Silo, Nagori Mariah Buttu, Kecamatan Silau Kahean, Rabu (22/4/2020) lalu. Kini, Jamarsen Saragih (48) mengakhiri hidupnya dengan sadis. Lehernya digorok sendiri dan perutnya ditikam menggunakan pisau berkarat.

Kejadian tersebut didalam rumahnya, Huta Parapat Huluan, Nagori Simanabun, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun, Selasa (5/5/2020) sekira pukul 12.30 WIB.

Warga sekitar mendadak heboh setelah mengetahui kejadian tersebut, melihat bekas tusukan di leher dan perut korban yang  mengeluarkan banyak darah.

Informasi dihimpun, sebelum kejadian penyakit asma korban kambu, istri korban pergi keluar rumah untuk mencari bantuan oksigen, disaat itulah korban melakukan bunuh diri dengan mempergunakan parang penyangga kompor yang sudah berkarat.

Masuk ke rumah, sontak istri korban berteriak melihat korban sudah berlumuran darah, lalu memberitahukan kepada tetangga dan menghubungi Gamot I, Jontaman Purba untuk bersama ke rumah korban.

Baca juga: Tiurlen Damanik Tewas Berlumuran Darah, Ada Luka Tusuk di Leher

Tiba disana, Gamot I melihat korban masih hidup dalam kondisi berlumuran berdarah. Lalu Gamot menghubungi Bidan Desa, Bolianta Silangit dan membawa korban ke Puskesmas.

Namun setibanya di Puskesmas, korban sudah meninggal dunia. Selanjutnya, kejadian tersebut pun dilaporkan ke Polsek Silau Kahean bahwa korban meninggal dunia murni bunuh diri.

Kapolsek Silau Kahean, Iptu JH Sinaga saat dikonfirmasi via selulernya, Rabu (6/5/2020) sekira pukul 08.35 WIB, membenarkan peristiwa tersebut.

“Ya, korban bunuh diri karena depresi akibat penyakit asma yang di deritanya selama 1 tahun tak kunjung sembuh,”ujarnya.

Sambung Iptu JH Sinaga menerangkan bahwa korban juga sebelumnya sudah pernah melakukan percobaan bunuh diri namun diketahui oleh keluarga dan dibawa berobat ke Rumah Sakit Umum.

“Sebelumnya, tanggal 16 April 2020, korban telah melakukan percobaan bunuh diri namun di ketahui oleh keluarganya dan dibawa berobat ke Puskesmas Nagori Dolok kemudian dirujuk ke RSU Tebing Tinggi,”terangnya. (mag-05/fi)

USI