News

Kursi DPRD Paluta Dikuasai Incumbent

PALUTA, FaseBerita.ID – Perhelatan Pemilu tahun 2019 di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) khususnya untuk Pileg telah usai. Perolehan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paluta diprediksi masih dikuasai oleh politikus lama.

Dari hasil rekapitulasi perhitungan perolehan suara tingkat kabupaten Paluta yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Paluta beberapa waktu lalu, 57 persen kursi DPRD Paluta 2019-2024 masih diisi oleh wajah lama dan hanya sebagian wajah baru yang menggantikan posisi incumbent.

Berdasarkan pleno rekapitulasi hasil perhitungan suara Pemilu 2019 yang dilakukan KPU Paluta, dari 30 kursi, para caleg incumbent diketahui menguasai 17 kursi DPRD Kabupaten Paluta. Sementara 13 kursi lainnya diisi wajah baru.

“Dari perolehan suara, sudah diketahui siapa saja yang lolos di setiap dapilnya,” ujar Ketua KPU Paluta Ongkusyah Harahap melalui selulernya, Rabu (8/5).

Menanggapi hal tersebut, pemerhati politik di Kabupaten Paluta Aman Sudirman Harahap mengatakan bahwa secara persentase, perolehan kursi tersebut sudah cukup lumayan untuk para incumbent. Mengingat tidak semua anggota DPRD Paluta mencalonkan diri kembali. “Sudah cukup baik dari persentasenya mengingat tidak semua anggota DPRD mencalonkan diri kembali,” ujarnya.

Katanya, dari hasil perolehan kursi tersebut dapat diartikan bahwa masyarakat masih menaruh kepercayaan kepada para wakil rakyat yang sebelumnya sudah menjabat. Sebab katanya, dari 30 anggota DPRD Paluta periode sebelumnya, hanya 28 orang yang kembali mencalonkan diri pada Pemilu 2019 ini.

“Dapat kita artikan bahwa masyarakat masih menaruh kepercayaan kepada mereka yang incumbent. Dan bisa juga karena masyarakat belum menemukan calon yang diyakini bisa menggantikan yang lama baik secara kualitas maupun kuantitas,” jelasnya.

Lanjutnya, untuk yang mencalonkan diri kembali tapi tidak berhasil meraih kursi, bukan berarti tidak dipercaya masyarakat lagi. Bisa saja diakibatkan perubahan sistem pembagian suara atau adanya pergeseran dan perubahan zona daerah pemilihan dari periode sebelumnya.

“Incumbent yang tidak lolos bukan berarti mereka tidak dipercaya lagi, tapi mungkin karena berbagai hal seperti adanya perubahan sistem pembagian suara atau perubahan zona dapil dari periode sebelumnya,” tambahnya.

Dari pleno penetapan rekapitulasi hasil perolehan suara oleh KPU itu diketahui pula keterwakilan gender 20 persen di kursi legislatif masih belum terpenuhi. Sebab, tercatat hanya ada tiga wanita yang bakal menjadi wakil rakyat Paluta yang sebelumnya hanya 2 orang. (ais)

No Nama Partai Dapil
1 Machmud Pratama Harahap Golkar Paluta 1
2 Jaharuddin Sir, Chikles Golkar Paluta 1
3 Amas Muda Siregar Golkar Paluta 1
4 Mula Rotua Siregar Golkar Paluta 2
5 Mukhlis Harahap Golkar Paluta 2
6 Dewi Irawan Harahap Golkar Paluta 3
7 Mhd Yusuf Pasaribu Golkar Paluta 3
8 Simaruddin Harahap Golkar Paluta 4
9 Basri Harahap Demokrat Paluta 1
10 Rico Rivai Siregar Demokrat Paluta 2
11 Panggana Siregar Demokrat Paluta 3
12 Baleo Muda Siregar Demokrat Paluta 4
13 Orial Badri Harahap Gerindra Paluta 1
14 Toguan Harahap Gerindra Paluta 1
15 Abdul Gafur Simanjuntak Gerindra Paluta 2
16 Pati Kan Kan Harahap Gerindra Paluta 4
17 Nurbaiti Harahap PDIP Paluta 1
18 Syafrudin Harahap PDIP Paluta 2
19 Nimrod Sitorus PDIP Paluta 3
20 Sarluman Siregar PDIP Paluta 4
21 Samsul Bahri PBB Paluta 1
22 Samsudin Harahap PBB Paluta 2
23 Akhiruddin Ritonga PBB Paluta 3
24 Mhd Amin Siregar PAN Paluta 2
25 Hermansyah Lubis PAN Paluta 3
26 Tariparlaut PKB Paluta 1
27 Mariasin Pane PKB Paluta 2
28 Hajuddin Ritonga PPP Paluta 2
29 Abdul Rahman Siregar PPP Paluta 4
30 Sapnawati Nasution Nasdem Paluta 3

Sumber: KPU Padang Lawas Utara