News

KTP dan KK Dikumpulkan Tapi Tidak Ada Bantuan

FaseBerita.ID – Ratusan warga Kota Sibolga yang ikut terimbas atas penyebaran virus corona di sekitar Terminal Sibolga, mulai juru parkir, agen-agen bus, serta mandor yang mencari nafkah di sekitar terminal kecewa. Itu karena mereka sebelumnya disuruh mengumpulkan fotokopi KTP Dan KK oleh petugas, namun ternyata tidak ada bantuan yang mereka terima.

“Kami justru kecewa. Sebab ada sampai dua orang petugas Dishub yang memberitahu pada kami untuk segera mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Dan Kartu Keluarga (KK). Ketika ditanya tujuannya untuk apa, tidak diterangkan dengan jelas,” kata Freddy Sitinjak (41) didampingi rekan-rekannya, Senin (11/5), di pelataran Terminal Sibolga usai fotokopi KK dan KTP-nya dikembalikan oleh petugas Dishub.

Pada awalnya, jelas dia, ada petugas bermarga Tarigan yang datang meminta KTP mereka. Saat itu katanya, tujuannya untuk mengambil Nomor Induk kependudukan (NIK). Kemudian datang lagi petugas bermarga Situmeang mengumpulkan Kartu Keluarga (KK) dan KTP.

Saat itu disebutkan akan memberikan bantuan bagi para mandor, juru parkir serta agen bus yang ada di terminal. Mendengar kabar gembira itu, mereka langsung berhamburan pulang ke rumah untuk mengambil KK dan KTP.

“Namun tadi disampaikan Kadis sama kami, dan disuruh juga Sekretaris Dishub, bahwa jika sudah terdata di kelurahan tidak dapat Lagi bantuannya. Dan itu nantinya bantuan dari kelurahan masing-masing. Kami sangka KTP dan KK yang dikumpulkan ini karena Dishub mau memberi bantuan kepada kami yang terdampak Covid-19 ini, ternyata tidak ada,” ujarnya dengan nada kecewa.

Yang justru sangat disayangkan, Kata Freddy, kalau memang tidak ada bantuan dari Dishub, kenapa justru oknum yang kumpulkan KK dan KTP tidak kelihatan lagi? Terutama untuk memperjelas kepada mereka, sehingga kesalahanpahaman tidak terjadi.

“Janganlah diiming-imingi untuk mengumpulkan KTP dan KK. Sebab sampai dua kali mereka mengumpulkannya. Justru ini yang membuat kami curiga. Sebenarnya Kami mau mengadu ke dewan untuk persoalan ini, tapi teman-teman berdiskusi agar jangan dulu, kami ini seperti orang bodoh dibuat mereka,” jelasnya.

Sementara itu Kadishub Kota Sibolga Marajahan Sitorus yang ditemui di pelataran kantor Dishub saat membenarkan adanya pengumpulan KK dan KTP oleh petugasnya. “Hal ini sesuai instruksi dari Walikota Sibolga agar para OPD mengumpulkan data-data warga yang terdampak Covid-19 di instansinya masing-masing. Dan itu kami tindak Lanjuti, ada sekitar 300-an KK yang terkumpul,” jelas dia.

Setelah itu, katanya data-data tersebut diserahkan kepada Dinas Sosial untuk selanjutnya masuk database. Dan nantinya bantuan tersebut akan diserahkan melalui kelurahan. “Kita hanya memperjelas data tersebut agar bisa masuk database, bukan maksud kita Dishub mau memberi bantuan,” jelasnya. (mis)

USI