News

Kotak Infak Pedagang Pasar Gelugur 72 Anak Yatim Terima Santunan

FaseBerita.ID – Rasa syukur tak henti-hentinya diucapkan Lurah Pulo Padang, Hakim Dalimunthe, setelah puluhan anak yatim dan piatu warganya dibantu Pedagang Gelugur Rantauprapat.

Panitia Kotak Infak Pasar Gelugur memberikan bantuan kepada 72 anak masing-masing mendapatkan uang tunai sebesar Rp300ribu. Penyerahan bantuan digelar di aula Kantor Lurah Pulo Padang.

“Alhamdulillah, terimakasih untuk para pedagang. Semoga rezekinya bertambah dan berkah. Ini sangat membantu mereka menjelang idul fitri,” kata Hakim, Senin (18/5) siang.

Panitia Kotak Infak Pasar Gelugur Rantauprapat H Fily Pohan mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang kesebelas kalinya dengan bergantian di beberapa kelurahan.

Sebut Fily, kegiatan tersebut bentuk partisipasi para pedagang Pasar Gelugur dalam bentuk kotak infaq dengan sasaran anak yatim dan piatu di wilayah Kabupaten Labuhanbatu dengan hasil terbilang lumayan.

“Alhamdulillah, ini sudah ke 11 kalinya. Kita bergerak di setiap kelurahan, untuk sisa uang kotak infak terhitung sampai akhir bulan ini (Mei) sebesar Rp 41.503.000,-,” kata H Fily Pohan kepada wartawan yang juga merupakan pedagang ayam di Pasar Gelugur.

Lanjut Fily, total dana yang dikeluarkan untuk anak yatim di Kelurahan Pulo Padang sebesar Rp 21.600.000 untuk 72 orang anak, masing masing anak Rp 300ribu, maka sisa dana kotak infak Pasar Gelugur yang ada sejumlah Rp. 19.903.000.

“Semoga ini bermanfaat bagi mereka menjelang Idul Fitri, dan bisa dapat digunakan buat beli sepatu baru atau baju baru. Kebahagian mereka adalah kebahagiaan kita juga,” ucap Fily.

Dalam kesempatan itu, Panitia Kotak Infak Pasar Gelugur menyempatkan memberikan ceramah agama, memberi semangat dan motivasi kepada para anak yatim dan piatu yang berhadir.

Tampak hadir Panitia Kotak Infak Pasar Gelugur diantaranya, H Fily Pohan  Pedagang daging ayam, H Nil Fauzan pedagang ikan, Ibnu Hariansyah Harahap pedagang daging Lembu dan pedagang lainnya Teza Rinaldi, Ustad Hasan, dan Irpan Pasaribu didampingi Lurah Pulo Padang. (zas/rah)