News

Komisi III DPRD Siantar Sebut Parkir Liar Tanggungjawab Dishub

SIANTAR, FaseBerita.ID – Pernyataan Kepala Dinas Perhubungan Kota Pematang Siantar Esron Sinaga, Senin (7/6/2021) kemarin yang meminta pihak Kepolisian untuk menyelidiki dugaan parkir liar yang kian marak di Siantar, ditanggapi Anggota DPRD Siantar.

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Pematang Siantar Daud Simanjuntak, menilai Dinas Perhubungan tidak boleh lepas dari tanggungjawab.

“Kadishub jangan buang badan dalam hal tersebut. Pernyataan Esron Sinaga selaku Kepala Dinas Perhubungan Kota Pematang Siantar terkesan buang badan,” ujarnya saat ditemui wartawan Selasa (8/6/2021) siang tepatnya di Gedung DPRD Siantar.

Menurut Daud, Itu bukan jawaban dia selaku Kepala Dinas. Harusnya dia itu menindak lanjuti informasi tersebut, bukan malah meminta Polisi menyelidikinya.

Seharusnya pihak Dishub bekerjasama dengan aparat kepolisian dalam proses penyelidikan informasi tersebut apakah benar atau tidaknya parkir liar tersebut, kata Daud.

Daud Simanjuntak menyebut parkir liar yang sudah kian marak di wilayah Kota Pematang Siantar sudah mulai berkembang di kalangan masyarakat, tidak hanya itu adanya parkir liar tersebut bisa menggangu kenyamanan masyarakat umum.

Informasi tersebut juga berkembang dikalangan masyarakat karena memang mereka merasakan nya. Parkir liar itu termasuk pemalakan yang diperhalus dan juga mulai meresahkan terutama di malam hari.

Seharusnya pengutipan distribusi parkir bertujuan untuk menambah pendapatan daerah, meskipun demikian pengutipan nya harus dilakukan dengan tata cara yang berlaku. Dalam masalah ini seharusnya Perintah Kota harus ada untuk warganya, untuk memberikan kenyamanan.

Seharusnya pihak Dishub lebih agresif dalam menindak lanjuti informasi tersebut apakah benar atau tidak. “Jadi jangan buang badan, maaf ya kalau kami di pihak swasta itu sudah SP 3,” kata Daud.

Perlu diketahui Kepala Dinas itu sudah masuk jajaran Top Manejemen di Pemerintah Kota. Top Manejemen itu harus kaya inovasi, kreativitas. Bukan hanya mengandalkan perintah atasan saja, itu manejemen kelas bawah , kata Daud.

“Jadi kalau Kepala Dinas itu sudah setera dengan General Manager buka Manejer lagi yang kaya kreativitas. Jadi jangan buang badan dengan mengatakan ditangkap aja. Itu jawaban konyol,” kata Daud.

‘Jadi kita harapkan Kedepannya jangan ada Kepala Dinas yang mengatakan hal tersebut. “Jadi kita harapkan informasi informasi seperti itu harus di selidiki dan hasilnya di beberkan,” ujarnya mengakhiri.

Perlu diketahui Kadishub Pemko Siantar Esron Sinaga saat disambangi wartawan, Senin (7/6/2021) sekira pukul 10.00 WIB tepatnya di ruang kerjanya menyebut pihak kepolisian sudah bisa melakukan penyelidikan dan menangkap terduga pelaku parkir liar.

“Ya tangkap aja, biar mereka mempertanggung jawabk perbuatannya, kalau mereka kena  tangkap saya tidak bertanggung jawab,” kata Esron.

Disarankan Esron Sinaga, dalam hal ini perlu adanya penindakan ataupun penyelidikan dari pihak kepolisian khusus nya Satuan Kepolisian dari Resort Polres Pematang Siantar.

Hal itu dikatakan Esron Sinaga saat ditanyai wartawan terkait adanya dugaan maraknya parkir liar yang semakin marak di wilayah Kota Pematang Siantar.

Untuk itu Esron Sinaga meminta pihak Kepolisian agar menangkap yang bersangkutan dan diproses secara hukum.

Sementara itu, saat ditanyai wartawan terkait jumlah titik parkir yang ada di wilayah Kota Pematang Siantar, Esron Sinaga mengaku tidak mengetahui pasti berapa jumlahnya dan dimana saja titik parkir.

Esron Sinaga pun meminta pihak awak media supaya berhubungan dengan Kabit nya terkait data yang lebih lengkap.

Menurut penelusuran wartawan adanya  dugaan parkir liat terdapat di beberapa titik yang ada di Kota Pematang Siantar, salah satunya Kawasan Pane, Jalan Ade Irman, Jalan Kartini, dan beberapa titik lainnya.(mat/fabe)