News

KMP Ferry Tao Toba II Berlayar Perdana

FaseBerita.ID – KMP Ferry Tao Toba II berlayar perdana dengan kapasitas penumpang full, 42 kenderaan, start dari Dermaga Ajibata Kecamatan Ajibata Kabupaen Toba jam 08.30 Wib menuju Dermaga Tomok , Kabupaten Samosir, Jumat (18/12).

“Hingga pukul 15.00 Wib KMP Tao Toba II sudah 3 trip saling mengisi bersama KMP Tao Toba I, dan tidak ada masalah, sebab beberapa hari sebelum berlayar perdana, sudah satu bulan kita melalukan beberapa kali uji coba dengan rute yang sama, dan semua sudah Fix,” kata Marisi Sitanggangg dari pihak management PT Gunung Hijau Megah (GHM).

Dijelaskan Marisi, peningkatan kapasitas KMP Tao Toba II ini memiliki kecepatan 35-40 menit dari Ajibata ke Tomok dan sebaliknya , daya angkut kenderaan 40-42 unit sejenis inova, penumpang 150-200 orang dan dilengkapi dengan ruangan VIV ber AC dan kelas ekonomi.

Berlayarnya KMP Tao Toba II yang disandingkan dengan KMP Tao Toba I, rute Ajibata-Tomok maka layanan penyeberangan lintas Danau Toba pada musim libur mudik jelang Natal Bulan Desember 2020 dan Tahun Baru 2021 dipastikan terlayani dengan baik.

“Kami akan berusaha melayani penumpang semaksimal mungkin, tergantung tingkat volume kenderaan, akan kita siapkan waktu 24 Jam melayani penumpang,” ujar Marisi.

Kepala BPDT Wilayah II Sumut Beri Apresiasi

Sementara itu Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Sumatera Utara, Putu Sumarjaya menyampaikan saat KMP Tao Toba II kembali melayani lintasan Ajibata – Tomok pada hari ini tanggal 18 Agustus 2020.

“Sebelumnya seperti kita ketahui bersama bahwa KMP Tao Toba II telah melaksanakan docking dan telah terpenuhinya seluruh dokumen kapal yang secara keseluruhan bermuara kepada peningkatkan pelayanan, keselamatan dan kelaiklautan kapal tersebut,” kata Putu.

“Secara khusus kita mengapresiasi apa yang saat ini dilakukan PT Gunung Hijau Megah selaku operator KMP Tao Toba II yang mulai menyadari arti pentingnya keselamatan kapal serta menjaga agar kapal tetap laik laut serta diharapkan docking dilakukan secara rutin dan berkala,” ungkapnya.

Dalam hal terkait minimnya fasilitas docking saat ini di KSPN Danau Toba bahwa Pemerintah pada tahun ini akan memulai proses pembangunan fasilitas docking tersebut guna peningkatan dan pemenuhan aspek keselamatan kapal di KSPN Danau Toba.

Saat ini terdapat 5 lintasan penyeberangan/ferry di KSPN Danau Toba yang sistem penjadwalannya rutin dilakukan komunikasi dan publikasi secara berkala bersama masing masing operator guna kepastian pengguna jasa/wisatawan untuk berkunjung ke Danau Toba serta melampirkan Contact Person operator guna mendapat informasi.

Putu menambahkan, dalam menghadapi adaptasi kebiasaan baru saat pandemi bahwa pelayanan SDP di KSPN Danau Toba wajib mengikuti protokol kesehatan sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan nomor 11 tahun 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Penggunaan Transportasi Darat pada masa adaptasi kebiasaan baru untuk mencegah penyebaran Covid-19. (ans/esa)