News

KM Gemilang Belum Ditemukan: Hilang Kontak saat Menuju Perairan Pulau Mursala

FaseBerita.ID – Sebuah kapal penangkap ikan jenis jaring apung atau gillnet hilang kontak sejak Minggu (17/5) sekira pukul 17.00 WIB. Hingga kemarin sore, proses pencarian masih dilakukan dan belum membuahkan hasil.

Menurut Satpol Air Polres Sibolga, informasi awal diterima oleh Basarnas dari Kepala Desa Pasar Tarandam, Anwar Saleh Munte dan dari pemilik kapal Rahmansyah Tanjung. Dalam laporannya, pemilik KM Gemilang 717 dengan GT 02 tersebut sebelumnya berangkat melaut dari Kualo Pasar Tarandam Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat (15/5) sekira pukul 14.00 WIB.

Rencananya, kapal tersebut akan menangkap ikan di sekitar perairan Pulau Mursala. Namun, saat pemilik kapal mencoba menghubungi nahkoda bernama Usman Harahap (50), tidak ada jawaban. “HP-nya tidak aktif. Dicoba menghubungi dengan berulang kali sampai hari Senin (18/5), HP tetap tidak aktif,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin.

Tak sampai disitu, upaya pencarian masih terus dilakukan pemilik, dengan mencoba menghubungi nelayan yang melaut di sekitar perairan Pulau Mursala. Namun, tidak satupun nelayan mengaku melihat kapal tersebut.

“ABK-nya satu bernama Fami (38) warga Pasar Tarandam,” ungkapnya.

Setelah mendapat info tersebut, personil Satpol Air Polres Sibolga bersama Polairud Baharkam dan Basarnas berangkat melakukan pencarian. Namun akibat cuaca tidak mendukung di hari pertama, Senin (18/5) lalu, akhirnya pencarian dihentikan dan kembali ke komando.

Selasa (19/5), proses pencarian hari kedua kembali dilakukan. Namun hingga berita ini diturunkan kemarin sore, belum ada kabar kapal ditemukan.

Terpisah, Wakil Kepala Pos Basarnas Kota Sibolga M Rio saat dikonfrimasi melalui telepon selularnya mengatakan bahwa di hari kedua pencarian juga cuaca tidak mendukung.

“Di hari kedua pencarian kapal jaring apung yang hilang ini dimulai sekira pukul 07.00 WIB dipimpin oleh Harry Susanto Kepala Pos Basarnas. Semoga nanti dapat membuahakan hasil,” jelasnya. (ts/tam)

USI