News

KM Camar 1 Tenggelam di Perairan Selat Malaka: Nelayan Selamatkan Seluruh ABK

FaseBerita.ID – Satu unit Kapal Motor Camar 1 dengan GT 151 berisikan muatan bahan eksport dan beranggotakan 9 ABK dari Tanjungbalai menuju pelabuhan Port Klang Malaysia tenggelam di perairan Selat Malaka kurang lebih satu jam melewati pulau Jemur Kepulauan Riau, Selasa (30/6) siang.

Tenggelamnya KM Camar 1 tersebut diakibatkan cuaca buruk sehingga membuat kebocoran diduga berasal dari lambung kapal. Ada pakalan yang terbuka akibat hantaman ombak yang berketinggian lebih kurang satu setengah meter.

Hal itu diungkapkan Amir yang mengaku sebagai salah seorang pejabat kamar mesin kapal KM Camar 1 tersebut kepada wartawan di kantor Syahbandar Pelabuhan Teluk Nibung, Rabu (1/7).

“Dari jam lima subuh selesai saya sholat subuh kapal sudah mulai goyang, bertepatan jaga pada saat itu teman saya. Dari situ saya sudah tidak tidur lagi karena membantu dia menjaga kamar mesin,” ungkapnya.

Lanjutnya, setibanya pagi hari selesai sarapan saya juga masih membantu dia berjaga. Kemudian kami melihat  air sudah mulai banyak masuk ke kapal dan langsung temannya memberitahukan ke kapten.

Amir juga menjelaskan setelah air masuk dengan berlebihan ke dalam kapal, para ABK langsung memompa air tersebut menggunakan lima mesin air dan satu menggunakan mesin induk.

“Setelah air semakin banyak dan tidak terkendali akhirnya kapten memutuskan memutar haluan mendekati pulau jemur, tapi sayangnya karena terlalu jauh dan air semakin banyak akhirnya kami mendekati kapal nelayan yang kebetulan sedang berjangkar,” pungkasnya.

Dan setelah berdekatan dengan kapal nelayan itu kami langsung naik sembari menyelamatkan barang-barang yang bisa dibawa. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan kapal tersebut, dan seluruh awak kapal berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan. Sementara itu untuk kerugian akibat tenggelamnya kapal tersebut hingga saat ini belum diketahui. (ck04/rah)

USI