News

Kilang Padi DT AA Bakal Dituntut Rp3 Miliar

“Saya bekerja kira-kira selama 15 tahun, hanya  digaji Rp50 juta, santunan atas kebutaan saya belum saya terima, malah sejumlah kuasa hukum kilang padi menuduh saya merusak mata saya sendiri sehingga menjadi buta. Saya akan menuntut ketidakadilan perusahaan terhadap diri saya, bila perlu hingga Rp3 miliar. Masa depan dan masa tua saya hancur akibat bekerja di kilang padi itu,” tegasnya.

Senada, Ketua LSM BIN  Mahyudin mengatakan, pihaknya akan mendampingi Yuswanda, dan menyurati Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Asahan, dan melayangkan sejumlah tuntutan ke pihak kepolisian. Sementara itu, Tanjung SH selaku pemerhati hukum di Asahan mengatakan, pihaknya akan senantiasa melindungi masyarakat lemah  yang haknya terampas untuk mewujudkan keadilan.

Akun selaku pemilik Kilang Padi DT AA saat dikonfirmasi wartawan melalui selular, membantah segala pernyataan dan tudingan Yuswanda ke managenen Kilang Padi DT AA.

“Tidak benar yang dikatakan Yuswanda itu semua fitnah. Terkait fitnah itu, saya telah diperiksa sejumlah instasi termasuk Dinas Tenaga Kerja dan pihak kepolisian,” sebut Akun. (ck-01/ahu)

Laman sebelumnya 1 2