News

Keturunan Girsang Datu Balutan Dilarang Makan Daging Rusa

Diateitupa, Njuah-juah, Menjuah Juah, Horas

SIANTAR, FaseBerita.ID – Seminar Sejarah dan Silsilah Marga Girsang yang dilaksanakan, Sabtu (25/1) di Le Polonia Hotel Medan ‘melahirkan’ empat keputusan penting yang mengikat, mengarahkan dan menopang sekaligus mengawal perjalanan organisasi Parsadaan Girsang, Boru, Panogolan (PGBP) Indonesia/Dunia ke depan.

Seminar yang dipandu oleh St Bukti Girsang itu diawali dengan sambutan dari ketua panitia Juster Girsang, SH,MH. Ketua Umum PGBP Drs Maruli Girsang. Pembina DPP PGBP DR Djaniko Girsang, SH, M.Hum dan Dr.Junimart Girsang, SH, MBA, MH. Seminar resmi dibuka setelah pemukulan Gong oleh Junimart Girsang yang didampingi St SC Girsang, DR Polentyno Girsang, Jonar Girsang, SE Juster Girsang, SH,MH., Drs Maruli Girsang. DR.Djaniko Girsang, SH, M.Hum dan Japorman Saragih, SH selaku tokoh masyarakat sumut dan pengurus wilayah dan cabang serta sesepuh PGBP lainnya.

Tim sejarah yang terdiri dari  Juster Girsang, SH,MH, Ir.Simson Girsang dan (alm) Ir.Jannerson Girsang sudah bekerja selama dua tahun untuk mencari data memaparkan seluruh hasil penelitian mereka kemudian di evaluasi secara akademis oleh Drs. Wara Sinuhaji, MHUm selaku pembanding.

Meski penuh perdebatan, waktu dua sesi yang dimoderatori oleh DR.ME.Girsang MSi dan Ir.Ruslan Girsang berhasil membulatkan kesepakatan yang ditandatangani langsung usai acara.

Lahir di Lehu dengan ciri khas terbungkus balutan berbentuk bulat seperti bola dan diungsikan ke hutan demi menjaga hal hal yang tidak baik dari warga setempat.

Dalam perjalanan kehidupannya orangtua Op.Datu Balutan memberikan nama Op.Datu Balutan Girsang yang memiliki berbagai keahlian khususnya berburu dengan menggunakan sumpit.

Bersama anjingnya terus berburu dan berburu hingga ke Tanduk Banua lereng gunung sipisopiso dan kampung Nagamariah ditanah Simalungun.

Kemudian dinikahkan dengan putri Raja Tuan Nagamariah boru Sinaga dan memperoleh anak putra 4 orang dan menikah lagi dengan boru Sinaga dan memperoleh 2 orang anak.

Artinya keturunan Op.Datu Balutan Girsang dari boru Sinaga berjumlah 6 orang dan satu orang dari istrinya boru Manik.

Ketua Umum PGBP Drs Maruli Girsang didampingi Sekum Jonar Girsang, SE dan Jhon Rianto Girsang selaku Bendum mengatakan bahwa isi kesepakatan bersama pada seminar tersebut antara lain:

Pertama, Asal usul Marga Girsang  adalah dari Lehu. Kedua, Nama pamompar Girsang adalah Op Datu Balutan Girsang. Ketiga, Anak Op. Datu Balutan Girsang sebanyak 7 orang. Yakni anak pertama  Op. Datu Balutan Girsang dari istrinya boru Manik di Lehu  bernama SIBAYAK LEKU.

Kemudian anak dari istrinya yang boru Sinaga di Nagasaribu yaitu : 1. Op. Litta  Girsang yang tinggal di  Dolok Pardamean. 2. Op. Doran Girsang di Dolok Paribuan. 3. Op. Binanga Sitara Girsang di Tanah Karo (Tarigan Girsang). 4. Op. Hara Raja Girsang di Bage. 5. Op. Tuan Malasang di Bage. 6. Op. Tuan Dinding Girsang di Nagasaribu.

Di samping itu salah satu yang tak kalah penting buah dari seminar yang diikuti lebih dari 250 peserta dari berbagai daerah, kabupaten dan propinsi bahkan dari luar negeri tersebut adalah: Keturunan Girsang Datu Balutan dilarang memakan daging Rusa dan makan tape yang memakai pembungkus daun motung. Disepakati akan membangun secepatnya tugu Op Datu Balutan Girsang/boru Sinaga di Nagasaribu Kabupaten Simalungun.

Namun demikian menurut Drs. Wara Sinuhaji, MHUm, bahwa ketetapan sejarah masih bisa digugat dan dirobah kembali jika ditemukan bukti baru yang lebih sah.

Masih pada hari yang sama dimui pukul 19.00 Wib acara dilanjutkan dengan perayaan Hari Ulang Tahun pertama PGBP sekaligus malam marsombuh sihol yang dipandu oleh artis sekaligus MC, Soveny Girsang dari kabupaten Simalungun. Pengurus PGBP juga meresmikan Mars Parsadaan Girsang Boru, Panogolan Indonesia/Dunia yang disaksikan dan dipandu langsung oleh penciptanya Lamser Girsang.

Untuk menopang perjalanan organisasi menuju kemandirian dan kesejahteraan seluruh anggotanya, PGBP juga meresmikan Koperasi Simpan Pinjam GIRSANG SEJAHTERA, dengan Badan Hukum : 02/2020, Notaris Lindawani Girsang, SH, SpN.

Surat Keputusan struktur Koperasi Girsang Sejahtera yang dituangkan dalam Berita Acara nomor 003/PGBPI/1/2020 tersebut dibacakan oleh sekretaris umum PGBP, Jonar Girsang, SE dan langsung dibagikan Notaris Lindawani Girsang, SH, SpN kepada masing-masing pengurus yang terdiri dari : Ketua Darta Dipraja Girsang SH, Sekretaris Ir. Sario Sijabat, Bendahara : Jonar Girsang, SE. di struktur dewan pengawas antara lain : Ketua Drs Maruli Girsang. Dan anggota masing-masing : Dr (HC) Ir.Masdin Girsang, M.Si. Ir. Ruslan Girsang. Juster Girsang, SH, MH, Bukti Girsang dan Jhon Rianto Girsang, Me.Com.

Adalah Mery Girsang, salah seorang pengusaha antar benua merasa sangat tertarik dengan adanya koperasi khusus untuk anggota PGBP Indonesia/Dunia, dimana menurutnya program tersebut sangat positif untuk menopang perjalanan organisasi yang betul betul mandiri tapi harus dikelola dengan professional. Mery juga bersedia mengucurkan dana awal untuk koperasi sebesar Seratus Juta Rupiah.

Hal yang sama juga disambut oleh Dr Volentyno Girsang dengan menyumbangkan $100 ditambah dengan sumbangan sejumlah pengusaha dan pengurus serta pihak boru dan panogolan Girsang yang hadir pada saat itu. (win)

iklan usi