News

Ketua MUI Labura Tewas Dibacok Pencuri Sawit

Pelaku Tersinggung Ditegur

LABURA, FaseBerita.ID – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), H Aminurrasyid Aruan (50), meninggal di tempat kejadian usai dibacok Suyanto alias Anto Dogol (35) di lingkungan Panjang Bidang Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Rabu (27/7) sore.

Informasi dihimpun, korban yang warga Jalan Dorowati Lingkungan IV Wonosari Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Labura ini, sebelumnya menasihati pelaku agar tidak mencuri di perladangan kelapa sawit miliknya.

Diduga tidak terima ditegur dan dinasihati, pelaku Suyanto warga Panjang Bidang Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Hulu, Labura menghabisi nyawa korban dengan sebilah parang.

Menurut Sal(36), salah satu warga, pelaku melakukan penganiayaan dengan sebilah parang terhadap Ustad Aminurrasyid setelah ditegur dan dinasehati agar tak mencuri buah kelapa sawit dari kebun milik Ustad Aminurrasyid.

Tak senang dinasehati, Anto Dogol langsung memberhentikan sepeda motor yang ditumpangi korban dan langsung melayangkan senjata tajam jenis parang di pinggir jalan Panjang bidang,Gunting Saga.

Akibat sabetan senjata tajam itu membuat korban tersungkur bersimbah darah, jatuh ke dalam parit hingga nyawanya tidak tertolong. Melihat korban tidak berdaya pelaku pun melarikan diri.

Warga pun geram atas aksi yang dilakukan pelaku Apalagi pelaku disebut sebut selama ini selalu membuat keonaran dan meresahkan warga sekitar di Gunting Saga itu.

Warga selanjutnya beramai-ramai mencari pelaku dari persembunyiannya, akhirnya pada malam hari terduga pelaku didapati sedang bersembunyi di perladangan yang penuh rerumputan. Pelaku berhasil ditangkap oleh polisi dibantu masyarakat sekitar sekira pukul 21:30 Wib.

Warga yang melihat korban tersungkur di dalam parit bersimbah darah dan melihat tangan korban yang putus tak jauh dari posisi korban, langsung histeris dan melakukan pertolongan. Namun nyawa korban tidak terselamatkan.

Dalam rekaman video penangkapan pelaku yang beredar di media sosial Facebook, tampak pelaku dikawal pihak kepolisian masuk kedalam mobil petugas, untuk menghindari amukan warga yang kesal akibat perbuatan pelaku.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan SIK MH mengatakan motif dari pembacokan yang dilakukan pelaku akibat sakit hati.

“Karena, pelaku sering diingatkan agar tidak lagi mencuri sawit milikya. Tidak terima dibuat baik, pelaku akhirnya menghabisi korban dengan menggunakan parang yang sebelumnya telah disediakan korban,” terang Deni.

Saat diamankan, kata Deni, Anto Dogol atau pelaku berusaha melawan petugas, hingga terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur pada ke dua kakinya.

“Untuk proses lanjut, tersangka dan barang bukti sebilah parang panjang (Kelewang) telah diamankan di Polres Labuhanbatu,” tandasnya.(bud/st/fabe)