News

Ketua KONI Siantar Jayadi Sagala Dipanggil Jaksa

FaseBerita.ID – Menindaklanjuti adanya laporan pengaduan dugaan penyelewengan dana Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pematangsiantar tahun anggaran (TA) 2016-2020, Tim Jaksa Pemeriksa Intelijen memanggil ketua KONI Pematangsiantar, Jayadi Sagala, Rabu (3/2/2021).

Kajari Pematangsiantar Agustinus Wijono Dososeputro melalui Kasi Intel BAS Faomasi Jaya Laia ditemui menyatakan bahwa pemanggilan Ketua KONI Jayadi Sagala untuk diminta keterangan.

Keterangan yang diminta yakni masalah dana hibah yang dilaporkan oleh beberapa Pengcab olahraga.

“Jadi tidak bisa langsung kita periksa semua. Untuk Minggu ini tahun 2016 dan untuk Minggu depan dana tahun 2017,” katanya.

“Sebelumnya sudah diperiksa 10 pengcab dan juga yang melaporkan dan ini hari ini pemeriksaan dari Ketua KONI Jayadi Sagala,”

Sesuai pemberitaan sebelumnya, dugaan penyelewenangan dana KONI itu dilaporkan beberapa Pengurus Cabor pada tanggal 14 September Tahun 2020 yang didasari adanya kejanggalan tentang Laporan Pertanggungjawaban dana keuangan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan saat pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) sehubungan telah berakhirnya massa bakti kepengurusan KONI Siantar Periode Tahun 2016-2020.

Dugaan penyelewenangan itu sesuai laporan, yakni penggunaan anggaran tahun 2016 adanya dugaan penyelewengan dana berupa bantuan ke Kompetisi Futsal sekitar Rp20 Juta, yang mana Futsal bukan Cabang Olahraga (Cabor) dari KONI.

Pada tahun 2016 juga disebutkan hampir 71 persen pendanaan digunakan untuk membiayai perjalanan dinas dan inventaris.

Selanjutnya laporan pertanggungjawaban keuangan tahun 2017-2019 diduga banyak kejanggalan laporan keuangan tidak serta merta dilaporkan dalam bentuk data, hanya laporan beberapa uang yang masuk dan yang dipergunakan.

Sementara laporan pertanggung jawaban keuangan harus mencakup aset, kewajiban dan ekuitas yang menggambarkan jumlah sumber daya yang dimiliki sebuah organisasi.

Sementara Jayadi Sagala mengatakan siap memberikan keterangan.

“Kita koperatif dan diminta keterangan siap,” paparnya. (ros)