News

Ketua Askonas Ingatkan Pokja Konstruksi Dinkes Simalungun Jangan Persulit Kontraktor

Pedomani Kepmen PU 14 tahun 2020

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID-Kelompok Kerja (Pokja) pemilihan konstruksi Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun untuk pengadaan tender kegiatan tahun anggaran 2020, diingatkan agar tetap mempedomani Kepmen PU 14 tahun 2020.

Pokja tidak  boleh lagi mensyaratkan metode pelaksanaan dalam dokumen tender untuk Usaha Kecil dan Menengah. Untuk usaha kecil cukup mensyaratkan personil managerial pelaksana lapangan dan Petugas K3 atau ahli K3. Sertifikat Kompetensi kerja cukup dua saja.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPC Asosiasi Konstraktor Nasional (Askonas) Kabupaten Simalungun Ade Farnan Saragih ST, setelah membaca syarat dokumen tender yang diupload oleh Pokja Pemilihan : Pokja Konstruksi DinasKesehatan DAK TA 2020 Atas Kegiatan OPD.

Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, masih mensyaratkan Metode Pelaksananan dan Personil managerial Lebih dari 2 orang.

“Pokja tidak boleh lagi membuat persayaratan yang memberatkan peserta lelang. Dokumen pemilihan tidak mensyaratkan petugas K3 atau ahli K3. Sangat bertentangan dengan Kepmen PUPERA No.14 tahun 2020,” kata Ade Farnan, Rabu (10/6/2020).

Ini 13 Daftar Proyek Dinas Kesehatan Tahun Anggaran 2020 diupload di LPSE

  1. Rehabilitasi Puskesmas Saribudolok Rp 2,5 M
  2. Penambahan gedung/ruang baru Puskesmas Tigarunggu Rp 6,2 M
  3. Penambahan gedung/ruang baru Puskesmas Hatonduhan Rp 5 M
  4. Penambahan gedung/ruang baru Puskesmas Parapat Rp 7,2 M
  5. Pembangunan Rumah Jabatan Puskesmas Parapat Rp 299,9 Jt
  6. Pembangunan Rumah Jabatan Puskesmas Hatonduhan Rp 299,9 Jt
  7. Pembangunan Rumah Jabatan Puskesmas Saribudolok Rp 300 Jt
  8. Pembangunan Rumah Jabatan Puskesmas Tigarunggu Rp 300 Jt
  9. Pembangunan Rumah Dinas Puskesmas Haranggaol Rp 300 Jt
  10. Pembangunan Rumah Dinas Puskesmas Sarimatondang Rp 300 Jt
  11. Pembangunan Rumah Dinas Puskesmas Bandar Huluan Rp 300 Jt
  12. Pembangunan Gedung PSC-119 Rp 655,9 Jt
  13. Penambahan gedung/ruang baru Puskesmas Jawa Maraja Bah Jambi Rp 2,3 M.(esa/fi)