News

Kepala Dipukul, Petani Ubi Terkapar: Kreta dan Hp Dilarikan

FaseBerita.ID – Variadi Salim terkejut saat menemukan ayahnya Teh Kia Keng berlumuran darah di ladang ubi Tanah Perjuangan Kelurahan Perdagangan III Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.

Satu dari dua pria tidak dikenal memukul kepala ayahnya hingga pingsan. Sepedamotor dan handphonenya dilarikan. Kejadian Rabu (15/5) sekira Pukul 10.30 WIB ini kemudian dilaporkan ke Polsek Perdagangan.

Variandi Salim alias Yongsan bersama orangtuanya tinggal di Jalan Sisingamangaraja Kelurahan Perdagangan I Kecamatan Bandar. Pagi itu Ayahnya duluan pergi ke ladang ubi untuk membersihkan gulma di ladang. Yongsan, yang masih berstatus mahasiswa ini menyusul siang harinya. Teh Kia Keng mengendarai sepedamotor Honda Vario hitam tanpa plat serta membawa handphone Samsung.

Menurut cerita Kia Keng kepada anaknya, dirinya ditemui oleh dua pria yang tidak dikenal. Salah satunya kemudian memukul kepalanya dari belakang dan dirinya kemudian pingsan. Dari kepalanya bercucuran darah. Yongsan kemudian meminta pertolongan dari beberapa warga yang tinggal di sekitar ladang ubi untuk membawa ayahnya ke rumah sakit Karya Husada Perdagangan. Sementara dirinya langsung ke Polsek Perdagangan.

Berbekal informasi dari anak korban, dipimpin Kanit Reskrim Polsek Perdagangan Iptu Zikri Muamar, penyelidikan dilakukan.

Hasilnya, posisi handphone yang diduga milik korban diketahui berada di tangan Juan Priadi Pangaribuan. Polisi bergerak menangkap Juan di kampung Perladangan Nagori Panombean Baru Kecamatan Bandar Masilam. Dari keterangan Juan, diketahui dirinya melakukan bersama Rio Simangunsong.

Rio berhasil diamankan, Kamis (16/5) sekira Pukul 09.30 WIB dari Nagori Perdagangan II Kecamatan Bandar.

Kepada polisi keduanya mengaku melakukan pencurian sepedamotor dan handphone milik korban. Keduanya melintas di perladangan ubi dengan mengenderai sepedamotor Suzuki Shogun dan melihat korban sedang membersihkan rumput di ladang ubi. Sementara sepedamotornya terparkir tidak jauh dari lokasi korban bekerja.

Juan Pangaribuan langsung mendekat korban dan sempat mengajak bicara. Saat lengah Juan memukul kepala korban dari belakang menggunakan batu yang diperoleh di sekitar lokasi. Korban langsung pingsan dan kemudian Juan membawa sepedamotor. Keduanya kini diamankan di Polsek Perdagangan.

Kapolsek AKP Supendi SH SIK membenarkan kejadian tersebut, dan saat ini kedua tersangka sudah diamankan bersama barang bukti. (rel/esa)