News

Kelompok Tani Harus Mampu Jadi Bapak Angkat Bagi Anggota

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID– Kelompok Tani Sapangahapan Dusun RayaHumala, Nagori Bahapal Raya, Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun sukses mengembangkan jagung NK 8103. Hasil panen memuaskan ini berkat kerja keras anggota kelompok, bimbingan penyuluh pertanian lapangan, pihak Dinas Pertanian dan dari pihak produsen bibit.

Panen jagung di kebun kelompok seluas 18 rante, Sabtu (18/9/2021) menghasilkan 5 ton lebih. Hasil ini dinilai cukup menguntungkan bagi petani. Karena lahan kolektif ini selain akan menjadi sumber pendapatan kas kelompok, juga menjadi lahan pembelajaran bagi anggota kelompok

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Nagori Bahapal Raya Hordear Saragih, saat diskusi dengan anggota kelompok tani Sapangahapan mengatakan, hasil memuaskan di lahan kolektif harus diikuti dengan hasil sama di lahan masing-masing. Kelompok tani yang berhasil, adalah kelompok tani yang dapat menjadi wadah berbagi ilmu, informasi dan paling penting menjadi solusi bagi masalah anggota kelompok.

“Dalam kelompok tani ada aturan administrasi. Data harus diperbaharui dan dilaporkan. Karena seluruh anggota kelompok tani yang aktif, datanya sudah disampaikan ke pemerintah pusat Data tersebut menjadi dasar dalam menetapkan seluruh kebijakan untuk pembangunan pertanian di Indonesia,” kata Hordear.

Dijelaskan Hordear, dengan hasil memuaskan pada panen jagung kali ini, kas kelompok akan berisi. Hasilnya dapat dibagi kepada anggota, atau tetap menjadi kas kelompok yang digunakan untuk kepentingan anggota dengan melalui musyawarah bersama. Pembukuan modal, uang keluar dan dan uang masuk harus jelas dan transparan, agar sesama anggota kelompok tidak saling mencurigai.

“Kedepan kelompok tani diharapkan dapat menjadi bapak angkat bagi anggota kelompok yang tidak memiliki modal, tetapi memiliki kemauan untuk berusaha”katanya.

Sementara Rudi Pahpahan, mewakili Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun yang turut hadir, berharap ke depan petani semakin meningkatkan kesejahteraannya melalui upaya kerja keras dalam mengembangkan usaha tani.

Ketua Gapoktan Bahapal Raya Kennedi Saragih mengapresisi hasil kerjasama anggota kelompok tani Sapanghapan. Keberhasilan kali ini mendatangkan optimism, bahkan petani di Bahapal Raya ke depan akan semakin maju dan menjadi contoh bagi petani daerah lain.

Berumur Lebih Lama

Sementara perwakilan produsen bibit jagung NK8103, Sahat Dahlan Saragih menyampaikan kepada anggota kelompok tani bahwa bibit NK umurnya lebih panjang disbanding bibit sejenis. Namun, bobotnya lebih berat.

“Bibit terbaru ini sudah lebih tangguh dalam persoalan hawar daur, dan kelebihannya bobot lebih unggul karena umur lebih panjang dibandingkan bibit sejenis. Kami tidak sarankan pemangkasan pohon jagung, karena akan mengurangi bobot biji dan memang mempercepat mase panen,” katanya.

Selain dihadiri para PPL dan kordinator PPL se Kecamatan Raya Jon Saragih, Praeses GKPS Distrik II dan sejumlah perwakilan suplayer bibit, pupuk dan obat-obatan pertanian.(esa/md)