News

Kehadiran ‘Indah Refleksi’ Diprotes Warga, Minta Ditutup

FaseBerita.ID – Kehadiran kusuk lulur ‘Indah Refleksi’ di Jalan Uwisgara, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara, menuai protes dari warga setempat. Bahkan warga membuat surat pernyataan agar tempat tersebut ditutup oleh Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP) Siantar.

Dimana Lulur Indah tersebut diduga menyediakan jasa plus-plus ditambah lagi tindak mengindahkan surat edaran Walikota Siantar agar tempat lulur dan hiburan malam ditutup untuk memutus penyebaran wabah penyakit Corona.

Pantauan wartawan, Rabu (22/4) sekira jam 21.20 WIB, sejumlah angggota Satpol PP Siantar menyambangi tempat itu yang dihadiri puluhan warga sekitar. Pas pada malam itu sempat terjadi kericuhan. Beruntung Aparat kepolisian dan satpol tiba dilokasi sehingga bisa dikendalikan.

Sekira pukul 22.00 wib, akhirnya tempat lulur tersebut ditutup paksa oleh p Satpol PP Siantar. Dimana sebelumnya lokasi itu sudah disurati pihak Satpol PP Siantar. Tetapi, pemilik usaha tidak sama sekali mengindahkan. Sehingga dilakukan tindakan tegas.

Mangaraja Tua Nababan, sebagai Kabid Trantibum dikonfirmasi, Rabu (22/4) malam tepatnya di TKP mengatakan, keributan warga terjadi, lantaran sang pengusaha tidak mengindahkan usaha untuk tutup.

“Keributan terjadi, karena usaha tersebut kembali dibuka. Sebelumnya, untuk pengusaha sudah kita layangkan surat untuk tutup sementara. Tapi mereka tetap buka,” kata Raja.

Sembari mengatakan, pemilik usaha itu sudah dipanggil untuk datang kekantor Satpol PP. “Sudah kita suruh kemari, bahkan sebelum Covid-19 sudah pernah kita tindak juga,” jelasnya mengakhiri.

Pantauan awak media saat ini, lokasi lulur indah Tampak tutup. Bahkan, tetangga didekat usaha tersebut mengatakan. Bahwa tutupnya lokasi itu, setelah didatangi puluhan Satpoll PP Siantar.

“Semalam masih buka, terus tadi malam sudah ditutup paksah. Rame Satpoll PP yang datang. Begitupun warga sini ikut memaksa agar usaha harus tutup,” kata warga sekitar bertubuh kekar. (Mag-03)

USI