News

Kecelakaan saat Pulang Mudik, Anak 9 Tahun Patah Kaki

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Anak 9 berumur tahun bernama Vincensius Paskalis Sitorus mengalami patah kaki setelah mobil yang ditumpanginya mengalami kecelakaan di Jalan umum km 17 – 18 Jurusan Pematangsiantar – Parapat Nagori Dolok Parmonangan, Kecamatan Dolok panribuan, Sabtu (8/6) pukul 13.30 WIB.

Informasi dihimpun, sebelum terjadinya kecelakaan, mobil minibus Nissan March BM 1142 EE yang dikemudikan Eduard Rianto Malau (49) melaju dari arah Parapat menuju Pematangsiantar dengan kecepatan tinggi.

Tiba di tempat kejadian, minibus Nissan March mendahului kendaraan dengan mengambil jalur kanan sehingga tidak bisa menghindari mobil Mitsubishi L300 PT Palapa Travel center BK 1452 BC yang datang dari arah berlawanan.

Akibat dari kecelakaan tersebut, bus Palapa Travel yang dikemudikan oleh Sabar Nababan (58) terperosok ke parit.

Akibat dari kejadian itu, Eduard Rianto Malau (49) warga Kabupaten Kampar Riau, selaku supir Nissan March BM 1142 EE, mengalami luka-luka. Sementara penumpang di mobil itu juga menderita luka-luka. Mereka adalah Margaret Epiahani Sitorus (14), Vincensius Paskalis Sitorus (9) dan Maria Krismawati Malau (43). Menurut laporan pihak medis RS Vita Insai kepada pihak kepolisian bahwa Vincensius Paskalis Sitorus mengalami patah kaki.

Sementara itu, Sopir minibus PT Palapa Travel dan penumpangnya hanya mengalami luka ringan dan berobat jalan.
Menurut Silalahi, warga di sekitar lokasi kejadian menyebutkan mobil Nisan Marc dan mobil Palapa Travel sama-sama kecepatan tinggi.

“Ada 8 orang penumpang di bis Palapa Travel itu. mereka juga mengalami luka-luka. Sedangkan di mobil Nisan Marc penumpangnya juga luka-luka. Mereka langsung dibawa warga ke Puskemas,” ujarnya.

Silalahi juga menambahkan bahwa kedua mobil yang terlibat kecelakaan rusak berat lantaran benturan yang keras.

Br Simanjuntak salah satu penumpang Palapa Travel mengatakan tidak tau persis kejadiannya. Tapi ia bersyukur kepada Tuhan, dirinya tidak mengalami luka.

“Kejadian itu begitu cepat, tiba-tiba ada benturan dan mobil yang kita tumpangi sudah di dalam parit,” ujarnya.

Kanit Laka Polres Simalungun Iptu Amir Mahmud membenarkan kejadian ini. Disebutkan, kedua mobil tersebut sudah dievakuasi dan para penumpang yang luka-luka sudah ditangani para medis.

Kanit laka mengimbau kepada pengendara agar hati-hati berkendara dan tidak memaksa untuk mendahului kendaraan. (mag04/pra)