News

Kawin Halangan, Karyawan PTPN IV Marihat Ulu Dipolisikan

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – RS (40) warga Huta Marubun I Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun terpaksa melaporkan perbuatan suaminya KS (47) Karyawan PTPN IV Marihat Ulu ke Polres Simalungun, Selasa (23/7/2019) sekira pukul 10.00 WIB.

Pasalnya KS yang tinggal di Perumahan PTPN IV Marihat Ulu Afdeling IV, Naga Saribu, Kecamatan Tanah Jawa itu telah menikah dengan perempuan lain inisial DES secara adat di Afdeling IV Naga Saribu Pondok diketahui bulan Juni lalu.

Hal tersebut terungkap berawal korban pulang kampung di rumah orangtuanya di Huta Marubun Jawa dari Kota Batam, Kamis (27/6/2019) sore.

Setelah korban tiba di rumah orangtua, adik iparnya korban menceritakan bahwa suami korban telah menikah adat di Afdeling IV Naga Saribu Pondok, Kecamatan Tanah Jawa.

Mengetahui hal tersebut, korban bersama adik iparnya itu pun langsung berangkat ke rumah SPBUN Sriono untuk mengecek keberadaan status korban sebagai istri di Perusahaan PTPN IV Marihat Ulu itu.

Singkat cerita, Senin (8/7/2019), korban diundang oleh SDM PTPN IV Indra Gunawan untuk memediasi di ruang rapat SPBUN Marihat. Namun setelah melakukan mediasi di situlah KS mengakui telah menikah sah secara adat dengan DES.

Bahkan dari hasil mediasi tersebut terlapor tidak mengakui korban sebagai istri sahnya. Atas kejadian tersebut korban merasa keberatan dan memutuskan menempuh jalur hukum dengan melaporkan perbuatan terlapor kepada pihak yang berwajib.

Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Ruzi Gusman melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Ralus Siahaan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (24/7/2019) sekira Pukul 11.30 WIB, mengatakan laporan pengaduan tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

“Laporannya belum sampai kepada saya, mungkin masih dieksposisi oleh Kasat, kalau sudah terima laporannya akan kita proses dengan memintai keterangan dari korban serta saksi-saksi,” ucapnya singkat. (mag05/pra)