News

Kapolres Pematangsiantar Didesak Berantas Judi

FaseBerita.ID – Terkait atensi Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin untuk memberantas perjudian jenis Hongkong (Togel-red) di wilayah Sumatera Utara, hal itu ditanggapi salah seorang Dosen Sosiologi Hukum Universitas Simalungun Ubahman Sinaga.

Ubahman menyebutkan, Kapoldasu harus mampu memberantas perjudian di wilayah hukumnya. Dimana diperkirakan beberapa tahun yang silam, pada saat Sutanto menjabat sebagai Kapoldasu pada tahun 2000 mampu memberantas perjudian di wilayah Sumut.

“Dulu mantan Kapoldasu Sutanto berhasil memberantas perjudian di wilayah Sumatra Utara. Saya dan masyarakat juga berharap agar Kapolda yang baru Irjen Pol Martuani Sormin juga mampu memberantas perjudian ini,” kata Ubahman Sinaga.

Dalam pemberantasan perjudian ini, katanya, seharusnya tokoh-tokoh Adat, Agama dan tokoh-tokoh masyarakat juga harus bekerjasama.

“Kapolda juga jangan mudah percaya dengan laporan laporan dari bawahannya begitu saja. Seharusnya ia juga harus memperhatikan prakteknya di lapangan seperti apa,” sebutnya.

Sementara Kapolres Siantar AKBP Budi Pardamean Saragih dan Kasat Reskrim Polres Pematang Siantar Iptu Nur Istiono disarankan agar lebih serius menindaklanjuti atensi dari Kapoldasu tersebut, khususnya untuk membersihkan segala jenis perjudian di wilayah kerja mereka yakni Pematangsiantar.

Terpisah, beberapa golongan masyarakat menengah yang rata-rata ibu rumah tangga yang diwawacarai wartawan di beberapa tempat di wilayah kota Siantar, menyebut mereka sudah mulai resah terkait maraknya perjudian togel di wilayah kota Siantar.

“Sudah pening juga. Perjudian makin meningkat terus. Padahal sudah ada imbauan dari Kapoldasu untuk memberantas judi. Tapi di Siantar masih adem aja terus,” kata Sabet (30), warga Lapangan Bola Atas.

Sayang, hingga berita ini diturunkan, Kasat Reskrim Polres Siantar Iptu Nur Istiono belum berhasil diminta keterangannya terkait keluhan warga tersebut.

Ditemui di tempat kerjanya, yang bersangkutan sedang tidak berada di tempat. (Mag-03)