News

Kapolda Sumut Bertekad Sumut Harus Bersih Dari Narkotika

SIANTAR, FaseBerita.ID-Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak meminta wilayah Sumatera Utara harus bersih dari peredaran narkotika.

Hal itu dikatakan Panca Simanjuntak saat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus penembakan terhadap wartawan Mara Salem (Marhal) Harahap.

“Kita semua sepakat yang namanya narkoba harus bersih dari wilayah Sumatra Utara,” kata Panca Putra Simanjuntak.

Untuk itu Kapolda Sumut meminta bantuan Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin SIP MM untuk membuat kampung tangguh narkotika sebagai momen perang terhadap narkotika.

“Narkotika adalah musuh bangsa, jadi tidak boleh dia merusak generasi bangsa,” kata Panca.

Perlu diketahui beberapa tahun terakhir ungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah kota Pematang Siantar kian melonjak. Hal itu dibuktikan dengan ungkapan kasus yang dilakukan oleh satuan narkotika Polres Siantar dalam beberapa waktu terakhir.

Kurun waktu tiga tahun terakhir sejak 2018 hingga 2020, kasus penyalahgunaan narkotika drastis terus meningkat di Kota Pematang Siantar.

Menurut data yang diterima wartawan dari Kasat Narkoba Polres Siantar AKP Kristo Tamba melalui keterangan tertulisnya beberapa waktu lalu menerangkan ungkapan kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah Kota Pematang Siantar terus meningkat.

Menurut data yang diperoleh dari tahun 2018 Satuan Narkoba Polres Siantar berhasil mengungkap sebanyak 153 kasus dengan jumlah tersangaka yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 207 orang perempuan 12 orang dengan barang bukti 328,82 gram Narkotika Jenis sabu, 3.550,93 gram narkotika jenis ganja dan 53 butir narkotika jenis ekstasi.

Di tahun 2019 sebanyak 147 kasus dengan rincian tersangaka laki-laki 194 orang, perempuan 8 orang dengan barang bukti 610,91 gram narkotika jenis sabu, 19.692,51 narkotika jenis ganja, 703 narkotika jenis ekstasi.

Selanjutnya di tahun 2020 ungkapan kasus drastis meningkatkan dengan jumlah kasus 175 kasus, tersangaka laki-laki 235 orang, perempuan 9 orang dengan total barang bukti, 1.102,44 narkotika jenis sabu, 64.013,089 gram narkotika jenis ganja, 220 narkotika jenis ekstasi.

Adapun total jumlah kasus pertiga tahun sebanyak 475 kasus, laki-laki 636 orang perempuan 29 orang dengan total kasus yang sudah selesai sebanyak 480 kasus.

Perlu diketahui dari sekian banyak kasus tersebut tergolong lebih banyak diamankan Polisi dengan status sebagai pemakai dan pengedar, sementara yang tergolong bandar hanya sedikit.(mat/fabe)