News

Kapal Nelayan Berisi 20 TKI Ilegal Diamankan, Temukan Sabu 600 Gram

TANJUNGBALAI, FaseBerita.ID – Tim Patroli F1QR Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjungbalai Asahan menggagalkan penyeludupan 20 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Malaysia. Juga turut ditemukan 600 gram sabu.

Danlanal Tanjungbalai Asahan Letkol laut (P) Ropitno H Tr Hanla mengatakan, penangkapan berawal dari kecurigaaan saat berpatroli, personel curiga dengan kapal nelayan tanpa nama dengan GT 6 ton membawa 20 penumpang. Setelah digeladah diketahui TKI Ilegal dari Malaysia dan juga ditemukan narkoba jenis sabu sekitar 600 gram.

“Berawal dari kecurigaan Tim Patroli F1QR Lanal Tanjungbalai pada Jumat Malam (6/9/2019) melihat kapal nelayan tanpa nama dengan GT 6 ton yang membawa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal berjumlah 20 orang di Perairan Batu Bara Kabupaten Batu Bara. Saat Dilakukan pemeriksaan di dalam kapal, baik pemeriksaan badan dan barang bawaan dari 20 TKI tersebut, personil menemukan bungkusan yang kami duga narkoba jenis sabu yang di akui NS sebagai miliknya,” jelas Danlanal.

Lanjut Danlanal, pihaknya mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 600 gram, paspor, satu unit kapal tanpa nama beserta uang dan nakhoda kapal berinisial SN (42), warga Kuala Tanjung Kabupaten Batu Bara dan Tersangka NS (27), warga Aceh Siggli yang membawa barang haram tersebut.

Terkait TKI yang lainnya, pihak Lanal Tanjungbalai akan menyerahkan kepada pihak Imigrasi Kota Tanjungbalai.dalam penangan dan pemeriksaan lebih lanjut Pihak Danlanal Tanjungbalai bekerja sama dengan BNNP Sumatra Utara dan meyerahkan kasus ini kepada Kabid Berantas BNNP Sumatra Utara Kombes Pol Sempan Sitepu BNNP Sumut untuk di lakukan tindaklanjutnya dan pengembangan kasus.

Sementara itu, NS mengaku kalau dia memang yang membawa sabu tersebut dari Kuala Slangor Malaysia, apabila barang tersebut sampai ke Medan. Dia akan diberi upah sebesar Rp30 juta. (ck04/rah)

USI