News

Kampus Bertaraf Internasional Akan Dibuka di Perdagangan Kabupaten Simalungun

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Yayasan Pembinaan Insan Cerdas akan membuka kampus bertaraf Internasional (World Class) di Kabupaten Simalungun guna mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei Kabupaten Simalungun.

Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Pembinaan Insan Cerdas terpilih Azi Pratama Pangaribuan SH MH, Selasa (7/9/2021) sekira pukul 10.00 WIB, di Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.

“Saat ini kami melakukan prosesnya semuanya. Intinya program kita adalah memberikan dukungan bagi putra-putri Kabupaten Simalungun untuk peningkatan kualitas dan kuantitas SDM dalam mensinergitaskan kebutuhan SDM bagi Perusahaan-perusahaan yang ada di KEK Sei Mangkei”, kata Azi, yang juga saat ini menjabat sebagi Ketua Real Esatate Indonesia (REI) Kabupaten Simalungun.

Sebelumnya, Azi Pratama Pangaribuan SH MH yang merupakan putra Perdagangan Kabupaten Simalungun telah resmi terpilih sebagai ketua Yayasan Pembinaan Insan Cerdas periode 2021-2026 bersama rekannya Dr Salim Aktar MPd sebagai Sekretaris dan dr Syahri Hidayah Damanik sebagai bendahara. Ketiganya akan bekerja keras dan bekerja cerdas dalam mewujudkan cita-cita Yayasan Pembinaan Insan Cerdas kedepannya.

“Saya ucapkan untaian terimakasih yang tak terhingga atas kepercayaan dan tanggungjawab yang diberikan bagi saya dan kepengurusan lainnya untuk memimpin Yayasan Pembinaan Insan Cerdas hingga lima tahun mendatang. Kami akan terus bekerja dan berupaya serta berinovasi dalam mewujudkan cita-cita Yayasan Pembinaan Insan Cerdas ini,”pungkasnya.

Terpisah, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut Prof Dr Ibnu Hajar Damanik MSi saat dikonfrimasi awak media ini mengucapkan selamat atas terpilihnya Azi Pratama Pangaribuan sebagai ketua Yayasan Pembinaan Insan Cerdas.  Diharapkannya Yayasan Pembinaan Insan Cerdas turut berperan aktif dalam mewujudkan generasi-generasi penerus yang memiliki kemampuan mumpuni baik dalam akademik maupun kesiapan mental sebagai tonggak negara Indonesia di masa yang akan datang. (adi/fabe)