News

Kadis PUPR Madina: DAK Fisik di Cancel, DAU Fisik Masih Diprogramkan

FaseBerita.ID – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Subuki Nasution menyebut sementara ini akibat dari pandemi wabah Corona atau Covid-19, proyek yang bersumber dari DAK (Dana Alokasi Khusus) Fisik dicancel. Namun, proyek DAU (Dana Alokasi Umum) Fisik masih diprogramkan.

“Kalau DAK Fisik memang sudah dicancel oleh pemerintah pusat. Untuk di kita sendiri (Madina) jumlahnya sekitar Rp50 miliar. Kalau untuk proyek DAU Fisik sampai saat ini masih kita programkan,” kata Subuki, Senin (13/4) di ruang kerjanya.

Kendati begitu, Subuki menerangkan semua masih tergantung dengan melihat kondisi perkembangan dari wabah Covid-19 ini. Apabila hingga 29 Mei mendatang sesuai dengan batas tanggap darurat yang ditetapkan secara nasional, wabah ini ada mengalami penurunan bisa kemungkinan didistribusikan lagi ke daerah oleh pemerintah pusat.

“Semua tergantung dengan kondisi perkembangan, kalau ada penurunan bisa kemungkinan (DAK Fisik) nanti kembali didistribusikan lagi ke daerah. DAK Fisik ini diseptikan oleh pemerintah dengan tujuan mengantisipasi perkembangan situasi ke depan atas dampak Covid-19. Kalau situasi semakin memburuk tentu DAK Fisik untuk pembangunan infrastruktur bakal dialihkan untuk Ketahanan Pangan,” jelasnya.

Disinggung mengenai kondisi jalan yang berlobang di sekitar depan Pasar Baru Panyabungan, Subuki menyebut di tahun 2021 nanti akan mereka masukkan ke dalam Rencana Kerja (renja) di Dinas PUPR.

“Kalau untuk pembangunan jalan yang ada di depan Pasar Baru tahun 2021 nanti akan dimasukkan dalam renja kita,” sebutnya.

“Kita berharap agar situasi ini segera membaik. Dinas PUPR sendiri fokusnya dalam penanganan Covid-19 memastikan dan mengantisipasi seluruh akses infarastruktur (jalan) supaya jangan ada terkendala apabila nanti tim medis ada melakukan evakusi menuju Rumah Sakit,” tambahnya. (Mag-01)