News

Kadis Kesehatan: Warga Siantar Baru Pulang dari Luar Negeri akan Dipantau

FaseBerita.ID – Kadis Kesehatan Kota Siantar dr Ronald H Saragih mengatakan, bahwa warga Siantar yang baru pulang dari luar negeri akan di pantau selama 14 hari.

Sehingga kepada warga dihimbau melapor ke fasilitas kesehatan bila pulang dari negara luar yang telah terjangkit virus corona.

“Tidak hanya dari luar negeri. Dari Jakarta maupun dari Bali juga sebaiknya diperiksa. Kalaupun kondisinya sehat dari luar negeri akan tetapi harus dipantau selama 14 hari,” terang Ronal.

Ronal juga menambahkan bagi warga yang kena demam, flu dan batuk-batuk agar berobat ke fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan rumah sakit dan jangan hana mengandalkan obat obat di warung.

Baca sebelumnya: Diduga Suspect Virus Corona, 1 Orang Pasien RS Tentara Siantar Dirujuk ke Medan

Dan jika ada warga yang kena flu maupun batuk sebaiknya memakai masker dan berdiam diri di rumah.

“Yang terpenting tetap jaga stamina tubuh,” terangnya.

Diduga Suspect Virus Corona, 1 Orang Pasien RS Tentara Dirujuk ke Medan

Satu orang pasien yang dirawat di RS Tentara Pematangsiantar mengalami batuk dan flu, setelah pulang umroh dari Mekah. Karena diduga Suspect virus corona, si pasien tersebut dirujuk ke RSU Adam Malik Medan.

Kepala RS Tentara Kota Pematang Siantar dr Mayor Hady Zulkarnain saat diwawancarai wartawan Kamis (12/03) sekitar pukul 15.00 WIB mengatakan bahwa si pasien tersebut masih dalam pemantauan.

“Masih dalam pengawasan pihak rumah sakit. Dimana korban yang diperkirakan berusia 50 tahun itu, baru saja pulang dari umroh beberapa hari lalu,” sebut dr Mayor Hady Zulkarnain.

Setibanya korban di Kota Pematang Siantar, warga tersebut mengalami gejala batuk dan flu. Seterusnya ia datang ke RS Tentara pada Rabu malam untuk berobat.

“Pada saat pasien datang, pihak RS Tentara melakukan penanganan medis dan kita masukkan ke ruang isolasi,” ujarnya. (pra/fi)

iklan usi