News

Kades Suka Makmur Gugat PT AIP; Berlanjut ke Sidang PHI

ASAHAN, FaseBerita.ID – Pihak Kantor Dinas Tenaga Kerja ( Disnaker) Kabupaten Asahan mengakui adanya perseteruan antara Kepala Desa Suka Makmur Kecamatan Bandar Pasir Mandoge dengan Pihak PT Agrindo Inda Persada (AIP) Bandar Pasir Mandoge yang saat ini berlanjut di persidangan Pengadilan Hubungan Industri (PHI) di Medan.

“Benar Kades Suka Makmur telah melayangkan gugatannya terhadap PT AIP ke Kantor Disnaker belum lama ini. Keduanya telah kita mediasikan namun belum membuahkan hasil perdamaian, masing masing membela diri,” kata Kepala Divisi Penindakan Disnaker Kabupaten Asahan Suherman saat dikonfirmasi di ruangan kerjanya, Kamis (20/6/2019).

Sebelumnya, Kades Suka Makmur sempat melakukan upaya gugatan ke PT AIP dengan tuntutan mengabaikan kesepakatan perjanjian kerja sama antara kades selaku ketua SPSI desa setempat dengan memberhentikan hubungan kerja secara sepihak dan tidak memberikan uang pesangon kepada Kades yang sebelumnya sempat menjadi karyawan PT AIP.

“Saya telah mengbdi ke PT AIP selama 18 tahun. Kemudian diberhentikan setelah saya berhasil memenangkan pertandingan pemilihan kepala desa (Pilkades) pada awal 2019 lalu. Masih banyak kepala desa di Asahan ini menjabat dua kerjaan. Saya akan tuntut hak saya,” kata oknum Kades.

Masih nenurut kades, PT AIP juga tidak melakukan surat peingatan pertama (SP 1) jika saya melanggar aturan dengan cuti kerja selam 3 hari saat mengikuti Pilkades.

Terpisah, saat wartawan mengkonfirmasi Managar PT AIP , Yusuf selaku Humas PT AIP membantah tudingan kades Suka Makmur. Menurutnya Kades telah menyebarkan berita Hoak (bohong).

“PT AIP mau bayar uang pensiunnya. Namun ia (kades-red) ngotot untuk tetap mau bekerja saat ia sudah dilantik jadi kades. Kita siap, jika ia melakukan gugatan hingga ke PHI. Jika ia melekukan dua jabatan sebagai karyawan PT API dan Kades itu melanggar aturan PT AIP,” ujar Yusuf. (cr1)