News

Jumlah Perkara di PN Pematangsiantar Berkurang

FaseBerita.ID – Sejak dimulainya persidangan secara online di tengah wabah Covid-19, kasus yang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Siantar berkurang. Hingga Rabu (17/6), Pengadilan telah menyidangkan 81 perkara tindak pidana.

“Sejak diberlakukannya persidangan secara online mulai April hingga 17 Juni 2020, sebamyak 81 perkara tindak pidana telah kita sidangkan di tengah Covid-19,” kata Humas PN Pematangsiantar, Rahmat Hasibuan di kantornya.

Diakuinya, sejak pandemi ini, pihaknya tidak lagi menerima berkas dari jaksa.

Dijelaskan Rahmat, persidangan online sesuai Surat Edaran Kemenkumham RI tersebut tetap dijalankan di masing-masing wilayah kerja.

“Proses persidangan atau hukum acaranya tetap jalan dan sama saja seperti sidang biasanya. Membedakan hanya posisi saja,” kata Rahmat.

“Perbedaannya itu saja, kalau masalah hukum acaranya sama. Cuman kendalanya mungkin pengacaranya maupun keluarga terdakwa, karena tidak bisa konsultasi langsung dan menjenguk terdakwa,” tambahnya.

Saat ditanya di tengah pandemi Covid-19, apakah jumlah perkara ditangani mengalami peningkatan atau justru sebaliknya, Rahmat menerangkan dari hasil perkara yang ditangani sebelum (Covid-19) itu ada 114.

“Ada penurunan angka perkara berkisar 40% di tengah Covid-19 dibanding tiga bulan sebelumnya. Tapi bukan berarti kedepannya penanganan sidang perkara berkurang dan bisa saja tambah,” kata Rahmat.

Saat disinggung sejak pelaksanaan sidang online, apakah ada hambatan saat menyidangkan perkara, dia mengatakan tidak ada kendala di PN Pematangsiantar. Termasuk jaringan internet saat persidangan masih lancar. (ros/sb)