News

Jumlah ODP Covid-19 di Siantar Bertambah Jadi 270

FaseBerita.ID – Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Pematangsiantar dinyatakan negatif Virus Corona atau Covid-19. Sebelumnya ada tiga orang berstatus PDP dan masuk dalam pengawasan Dinas Kesehatan Siantar.

Kepala Dinas Kesehatan dr Ronald Saragih, Kamis (26/3) mengatakan, setelah ketiga pasien tersebut dinyatakan negatif Covid-19, saat ini status PDP sudah tidak ada lagi di Pematangsiantar. Pasien yang sempat dirawat setelah menjalani perawatan tidak mengarah ke Covid-19. Hanya saja jumlah ODP di kota ini semakin bertambah.

“Di satu sisi Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 Dinkes Siantar mengalami peningkatan cukup tinggi. Sebelumnya dari data yang dikeluarkan Gugus Tugas tercatat sebanyak 162 orang,” ujarnya.

“Per tanggal 26 Maret 2020, jumlah itu meningkat signifikan. Saat ini sebanyak 270 orang berstatus dalam pemantauan Dinkes Siantar. Mereka diketahui pernah memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah, yang terkontaminasi virus corona,” tambah Ronald.

DPRD Patungan Bikin Wastafel Portable

Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Siantar Denny Torang Siahaan menyikapi peningkatan ODP di Kota Siantar. Sejumlah anggota DPRD patungan membuat wastafel portable di sejumlah titik fasilitas publik. Inisiatif itu sebagai bukti pencegahan virus corona yang semakin marak di tengah-tengah masyarakat.

“Ini kita dirikan untuk umum. Bagi masyarakat yang memang harus ke luar rumah, bisa mencuci tangan di sini. Tapi kalau tidak harus, kita sebaiknya berada di rumah dulu. Agar mata rantai virus corona terputus,” ujarnya.

Anggota DPRD lainnya mengajak pengusaha Siantar bersama-sama berbuat nyata untuk pencegahan Covid-19.

Ketua Komisi I Andika Prayogi Sinaga dan anggota dewan lainnya mengajak seluruh pengusaha yang membangun bisnis di Kota Siantar agar bersama-sama berbuat nyata mencegah penyebaran virus corona.

“Mungkin di sini kami hanya sebagai inisiator membuat wastafel untuk umum. Maka dari itu, mari kita sama-sama, terutama untuk pengusaha yang ada di Siantar untuk berbuat nyata. Kita masih butuh banyak wastafel portable. Karena ada banyak titik fasilitas umum di Siantar,” ujarnya. (Mag 04)

USI