News

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Asahan Sampaikan Hak Jawab Terkait Berita Anggaran Covid-19 Digodok DPRD

FaseBerita.ID – Juru bicara Penanganan Percepatan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Asahan, Rahmad Hidayat Siregar, yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Asahan, menyesalkan kesalahpahaman wartawan media ini mengartikan maksud dari pembahasan penanganan anggaran yang berkaitan dengan operasional di Gugus Tugas.

Menurut Hidayat, dirinya sama sekali tidak pernah menyatakan anggaran dana penanganan Covid-19 itu digodok di DPRD Kabupaten Asahan kepada wartawan, hingga menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

“Dana penanganan Covid-19 sebesar Rp 26,8 Miliar lebih itu berasal dari Dana Intensif Daerah (DID) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik yang telah disusun pada APBD tahun anggaran 2020. Jadi tak ada kaitannya dengan pembahasan di DPRD,” tegas Hidayat.

Ia pun kembali mengingatkan kepada wartawan agar senantiasa melakukan pembelajaran data terlebih dahulu terhadap materi yang ingin diberitakan, agar informasi yang disajikan bisa diterima secara baik di masyarakat dan terdapat unsur edukasi didalamnya.

“Kalau pemberitaan kemarin, sepertinya kami menyatakan informasi kebohongan. Tidak pernah ada kami sampaikan bahwa anggaran Covid-19 itu sedang di godok di DPRD Asahan. Wartawan tersebut jelas keliru dan tidak melakukan cek ricek terhadap persoalan yang dia tulis,” jelas Hidayat.

Sebagai informasi, redaksi FaseBerita.ID telah menerima surat dari Dinas Kominfo  Kabupaten Asahan, pada tanggal 14 Februari 2020 berisikan tentang hak jawab dan koreksi, atas pemberitaan kami sebelumnya pada hari Senin, 13 April 2020 lalu yang berjudul “Anggaran Penanganan Covid-19 Asahan Masih Digodok di DPRD”.

Redaksi menyampaikan permohonan maaf kepada juru bicara penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan, DPRD Asahan dan masyarakat pembaca FaseBerita.ID atas kesalahpahaman wartawan kami mengartikan kata digodok dalam berita tersebut. (red/fi)

USI