News

Jual Sabu ke Polisi 2 Warga Datuk Bandar Ditangkap

FaseBerita.ID – Satresnarkoba Polres Tanjungbalai mengamankan 2 warga Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, karena terlibat kasus narkotika jenis sabu-sabu.

Keduanya diamankan karena menjual sabu ke petugas di Jalan Cermai Lingkungan V Kelurahan Sijambi Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai, Kamis (2/6), sekira pukul 15.30 WIB.

Keduanya, Junaidi (29) warga Jalan Sukun Lingkungan X, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar Tanjungbalai dan Riki Padli Manurung (31) warga Jalan Cermai Lingkungan V Kelurahan Sijambi Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai.

“Dari kedua tersangka, diamankan barang bukti, satu bungkus plastik klip transparan berisi narkotika jenis sabu seberat 2,10 gram, selembar kertas tissue warna putih dan dua unit handphone merk nokia warna hitam dan warna putih,” kata Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira didampingi Kasat Reskrim AKP Rapi Pinakri, Jumat (3/7).

Lanjut Putu bahwa, kedua tersangka ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat yang layak dipercaya, yang mengatakan bahwa di Jalan Cermai Lingkungan V Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai ada seorang laki-laki yang memiliki narkotika jenis sabu.

Atas informasi tersebut, Unit 2 Opsnal Satresnarkoba melakukan penyelidikan. Setelah dilakukan penyelidikan maka personil langsung melakukan undercover buy dan mendatangi TKP sebagai pembeli bersama dengan kurir narkoba.

Selanjutnya kurir narkoba tersebut mengarahkan kepada seorang pria dan petugas langsung membeli.

Selanjutnya tersangka menyerahkan satu bungkus narkotika jenis sabu yang dibungkus balutan tissue warna putih tersebut kepada petugas dan petugas langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Kemudian petugas menginterogasi tersangka yang menerangkan bahwa narkotika jenis sabu tersebut adalah benar miliknya. Selanjutnya barang bukti dan tersangka dibawa ke kantor guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Akibat perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat (1) subsidair Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara,” pungkas AKBP Putu Yudha.

Miliki Sabu 64,75, Pedagang Diciduk Polisi

Pemilik narkotika jenis sabu seberat 64,75 dan 0,51 gram diringkus Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjung Balai di Jalan Garuda, Lingkungan II, Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatam Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai, Sabtu (04/7) sekira pukul 14.30 WIB.

Tersangka bernama Saparudin Tanjung alias Sapar (44), warga Jalan Garuda, Lingkungan II, Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai.

Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira melalui Kasubbag Humas IPTU A.D Panjaitan menerangkan bahwa penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang layak dipercaya yang mengatakan bahwa di lokasi tersebut tepat nya didalam sebuah rumah sering terjadi tempat transaksi narkotika jenis shabu.

“Atas informasi tersebut team Opsnal unit 2 Sat Res Narkoba yg dipimpin Aiptu NB.Harianja melakukan penyelidikan,” terangnya.

Setelah dilakukan penyelidikan dan hasil lidik A1 maka personel langsung mendatangi TKP dan melakukan penggerebekan dirumah tersebut serta melakukan penangkapan terhadap tersangka.

“Pada saat akan diamankan tersangka sedang duduk didalam sebuah kamar dan dihadapannya ditemukan sebungkus plastik transparan yang berisikan serbuk kristal diduga narkotika jenis sabu,” bebernya.

Adapun barang bukti yang ditemukan 1 bungkus plastik besar klip transparan diduga berisi narkotika jenis shabu dengan berat kotor 64,75 gram, 1 bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis shabu dengan berat kotor 0,51 gram, uang Rp 840 ribu, 1 unit timbangan elektrik, 1 unit handphone merk nokia warna hitam dan 2 bungkus Ball Pack plastik kecil klip transparan kosong serta 1 buah dompet warna putih.

“Kemudian petugas menginterogasi, tersangka menerangkan bahwa narkotika jenis sabu tersebut adalah benar miliknya. Selanjutnya barang bukti dan tersangka dibawa ke kantor guna pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya mengakhiri. (ck04/rah)

USI