News

Jepang vs Chile: Awas Kejutan

FaseBerita.ID – Tim nasional Jepang menjadi tim undangan untuk mengikuti Copa America 2019 di Brasil.

Tergabung di Grup C, The Blue Samurai lebih banyak menurunkan pemain mudanya dalam menghadapi turnamen ini.

Tercatat hanya ada lima pemain senior yang ada terdaftar di skuat Jepang untuk tampil di ajang ini. Kiper veteran Eiji Kawashima menjadi salah satu sosok yang paling gaek di skuat asuhan Hajime Moriyasu, dengan usia 36 tahun dan 88 kali bermain untuk Jepang.

Begitu juga dengan striker Leicester City, Shinji Okazaki yang memiliki 116 penampilan di tim senior Jepang. Sedangkan 18 pemain lain merupakan pemain muda atau yang baru pertama kali bermain untuk timnas senior.

Jepang diketahui menjadikan Copa America sebagai wadah bagi para pemain muda mereka untuk unjuk gigi, sekaligus mencari pengalaman bertanding. Pasalnya, mereka tengah mempersiapkan tim untuk tampil pada Olimpiade 2020 di Tokyo.

Sebelumnya, Samurai Biru sudah pernah ikut tampil Copa Amerika pada 1999. Saat itu, Jepang menjadi juru kunci Grup A, akibat dua kekalahan dan satu hasil imbang.

Pada edisi kali ini, Jepang tergabung di Grup C bersama Chile, Uruguay dan Ekuador. Dari ketiga lawannya itu, Jepang belum pernah kalah dari Chile dan Ekuador. Namun, Jepang sudah kalah tiga dari empat pertemuan terakhir dengan Uruguay.

Hajime Moriyasu merupakan pelatih tim Jepang U-23 sejak 2017, namun merangkap sebagai arsitek tim senior pada 2018. Sebelum menangani timnas Jepang, dia hanya melatih Safrecce Hiroshima. Namun, Moriyasu sukses membawa timnya itu menjadi juara J-League tiga kali.

Selanjutnya Shinji Okazaki menjadi pemain paling berpengalaman di skuat Jepang, dengan tampil pada 116 pertandingan dan menorehkan 50 gol. Perannya sebagai pemain senior penting untuk membimbing para juniornya.

Memainkan penggawa yang minim pengalaman di Copa America cukup berisiko bagi Jepang. Apalagi mereka berada dalam satu grup dengan sang juara bertahan Chile. Meski begitu, bukan tidak mungkin Jepang memberikan kejutan.

Di sisi lain, Chile tidak bisa dipandang remeh dalam Copa America 2019. Mereka adalah juara bertahan di dua edisi terakhir. Chile adalah tim yang sukses mengubur mimpi Argentina yang memiliki tim bertabur bintang dua kali beruntun.

Dua bintang Chile, Alexis Sanchez dan Arturo Vidal bakal ditantang untuk membuktikan kemampuannya di tengah musim sulit yang mereka jalani.

Sanchez dan Vidal lebih sering diparkir di bangku cadangan di Manchester United dan Barcelona. Namun di Chile, mereka tentu akan jadi pilihan utama untuk menggedor pertahanan lawan. (inw/cnn/int)

USI