News

Jenazah Terduga Terpapar Covid-19 Sempat Ditangani Pihak Keluarga

Gugus Tugas Bungkam

TAPTENG, FaseBerita.ID– Seorang tenaga pendidik di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), berinisial MS, yang meninggal di Rumah Sakit Metta Medika Sibolga, Minggu (4/4), menuai kontroversi. Berbagai spekulasi dan dugaan bermunculan terkait penyebab meninggalnya istri oknum anggota polisi tersebut. Disebut-sebut, MS meninggal akibat terpapar virus Covid-19.

Pengakuan dari salah seorang petugas RS Metta Medika berinisial SM, menyebutkan jika setelah meninggal, pasien diserahkan ke pihak Gugus Tugas Covid-19. Artinya, dengan diserahkan ke pihak Gugus Tugas Covid-19, indikasi dugaan MS terpapar virus Corona, semakin tidak terbantahkan.
“Maaf ya Pak, pasien tersebut sudah diserahkan ke gugus tugas,” jawabnya melalui aplikasi WhatsApp, tanpa merinci Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten/Kota mana.

Namun anehnya, bukannya ditangani petugas pemulasaran Covid-19, jenazah MS dibawa keluarga ke rumah duka. Baru sekitar depalan jam setelah disemayamkan di rumah duka, dengan didampingi personil kepolisian, petugas medis menyampaikan jika mendiang terpapar Covid-19.

Kabar ini membuat seratusan pelayat kaget. Pelayat yang sempat kontak dengan jenazah merasa risau dan galau, takut ikut-ikutan terpapar virus berbahaya tersebut. Di sisi lain, beberapa petugas langsung melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar ruangan jenazah disemayamkan.

Malam itu juga, sekitar pukul 23.00 WIB, empat petugas berpakaian APD melakukan tugas pemulasaran, mulai dari membalut jenazah dengan plastik hingga memasukkan ke dalam peti jenazah yang telah disiapkan pihak keluarga. Keesokan harinya, tanpa prosesi adat sebagaimana yang telah direncanakan pihak keluarga, Senin (5/4), jenazah diberangkatkan ke daerah Sorkam untuk dikebumikan.

Penasaran, bagaimana jenazah terduga terpapar Covid-19 bisa sampai ke pihak keluarga, sementara pihak rumah sakit mengaku menyerahkannya kepada Gugus Tugas Covid-19, beberapa awak media menyambangi Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Tapteng, Zafril Abdi Nasution SE MSi, dikantornya. Namun sangat disayangkan, Kadis Perindag Tapteng ini memasang jurus bungkam

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Tapteng AKP Horas Gurning, yang di konfirmasi terkait dugaan adanya anggota Bayangkhari yang meninggal akibat terpapar Covid-19 berdalih jika dugaan terpaparnya MS adalah wewenang Dinas Kesehatan Pemkab Tapteng.

“Mereka yang punya wewenang dan lebih tau terkait diagnosa MS,” ujar AKP Horas Gurning. (tim)