News

Jelang Pencoblosan, Video Bagi-bagi Uang Beredar di Facebook

FaseBerita.ID – Labuhanbatu digegerkan dengan beredarnya video bagi-bagi uang kepada masyarakat di media sosial Facebook menjelang Pemilihan Kepala Daerah serentak tanggal 9 Desember 2020.

Diduga kegiatan bagi-bagi uang ini dilakukan oleh salah satu Paslon Bupati – Wakil Bupati di Kab. Labuhanbatu. Tampak dari video yang beredar tersebut dilakukan oleh oknum yang mirip dengan salah seorang Tim Sukses salah satu Paslon.

Dalam unggahan berisi dua video dan masing-masing dengan durasi 2,5 menit dan 1,1 menit itu terlihat oknum mirip dengan salah seorang Tim sukses yang sempat ikuti debat juru bicara Paslon Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu yang digelar oleh Universitas Labuhanbatu, Sabtu, 21 November 2020 lalu, mendata dan menyerahkan uang kepada sejumlah ibu-ibu dan seorang laki-laki.

Dengan mengenakan baju kaos, pria berkaca mata yang mirip salah seorang Tim sukses salah satu Paslon ini bersama rekannya yang terlihat mengenakan kemeja berwarna hitam dengan rambut terikat serta kacamata yang tersangkut di atas kepalanya mendata KTP yang sesekali terdengar disebutkan oleh warga.

“Ini KTP Yanto, mamaknya udah pulang ngambil KTP nya lagi, ini anaknya, tapi gak boleh kalau gak ada KTP nya,” kata seorang warga di dalam video tersebut.

Terlihat, kedua oknum yang membagikan uang ini sempat kerepotan menghadapi desakan warga. Sebab dalam prosesnya, mereka mengaku sama warga kalau tidak ada uang lima puluh ribuan.

“Ini dulu,” desak seorang warga.

” Tunggu dulu, pasangan kalian,” disambut rekan pria berkacamata itu.

“Iya ini kakak adik,” kata warga itu lagi.

“Iya makanya kan, uangnya gak ada uang lima puluhan,” kata pria berkacamata itu menjelaskan.

Di video tersebut terlihat puluhan emak-emak berkumpul dan antri untuk mengkonfirmasi data KTP nya, ada yang berdiri dan duduk.

Kegiatan ini terlihat berlangsung di siang hari, sesekali terlihat dari jendela yang diduga di salah satu rumah warga ini tampak paparan sinar matahari. Dari kegiatan yang dihadiri berkisar puluhan ibu-ibu ini terlihat tidak ada satu orang pun diantara mereka mengenakan masker.

Dari pantauan Metro Asahan, Minggu (6/12), vedio unggahan akun Fahri Wahyu dengan caption “Video apa ini. Kenapa ibu-ibu terima uang”, dan di unggah 2 hari yang lalu itu sudah dibagikan sebanyak 53 kali.

Ketua Bawaslu Labuhanbatu Makmur ketika dimintai tanggapan dan tindakan pihaknya terkait peristiwa yang telah beredar luas di Facebook ini, hanya menyarankan untuk membuat laporan resmi ke Bawaslu.

“Sarankan buat laporan resmi ke Bawaslu,” kata Makmur singkat dalam keterangan tertulis.

Ketika dipertanyakan regulasi penindakan pelanggaran Pemilu seperti peristiwa diatas yang kini telah menjadi konsumsi public, apakah harus menggunakan delik aduan atau tidak, Makmur belum memberikan jawaban. (zas/fabe)

USI