News

Jasad Wanita Berkebaya Ungu di Batu Gantung Danau Toba, Diduga Korban Pembunuhan

FaseBerita.ID – Kepala Dokter Forensik RSUD Djasamen Saragih dr Reinhard Hutahaean mengatakan, penyebab kematian wanita yang ditemukan di Perairan Danau Toba, Batu Gantung Nagori Sibaganding Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun, Sabtu (21/3/2020) lalu, diduga korban kasus pembunuhan.

Saat diwawacarai wartawan, dr Reinhard Hutahaean mengatakan, itu dugaan hasil analisis Medikolegal berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan oleh tim ahli forensik dari tubuh korban.

Setelah Tim Forensik melakukan investigasi medis jenazah untuk memeriksa sebab kematian (Autopsi-red), penyebab kematian wanita paruh baya itu diduga korban pembunuhan.

“Korban diduga maninggal dunia karena tersumbat nya bagian pernapasan korban,” jelas dr Reinhard Hutahean, Senin (30/3/2020).

Lebih lanjut dr Reinhard Hutahaean menjelaskan, korban diperkirakan sudah meninggal dunia kurang lebih 2-3 hari, sedangkan usia korban diperkirakan di bawah 35 tahun.

Adapun luka-luka yang ditemukan di tubuh korban, seperti di tangan dan di kening korban. Merupakan luka setelah mati.

“Korban mati duluan baru ada lukanya. Kesimpulan nya luka itu bukan penyebabnya kematian korban,” ujar dr Reinhard.

Sementara itu hingga saat ini Senin (30/3) jenazah wanita yang ditemukan mengenakan kebaya warna ungu itu masih dititip di ruang Forensik RSUD Djasamen Saragih.

Sebelumnya penemuan jenazah sempat menghebohkan warga yang berada di sekitaran Batu Gantung, di Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Sabtu (21/3/2020) pagi.

Adapun ciri-ciri dari wanita itu, mengenakan celana jeans warna hitam, jaket warna hitam, baju kebaya  warna ungu dan mengenakan kaos kaki warna abu-abu. (mag-03/fi)

USI