News

Jasad Ishariyani Ditemukan Mengambang: Mamak Jangan Pergi!!

FaseBerita.ID – Kesedihan keluarga memuncak di saat jasad Ishariyani (37), ditemukan di aliran sungai Silau radius 1 kilo meter arah hilir dari tempat awal korban tenggelam, tepatnya di sekitaran Pangkal Titi, Kisaran, Kabupaten Asahan, Jumat (27/11).

Informasi yang dihimpun, pagi menjelang siang itu, sekira pukul 10.00 WIB, seorang warga telah melihat jasad korban mengapung di pinggiran sungai. Kemudian dilaporkan kepetugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan.

Selanjutnya BPBD Asahan yang sedang mencari korban langsung bergerak cepat datang ke lokasi penemuan untuk mengevakuasi jasad korban.

Sekretaris BPBD Kabupaten Asahan, Khaidir Sinaga, AP menjelaskan jasad korban telah dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada keluarga.

Di rumah duka, kesedihan ketiga anak-anaknya tak terbendung. Sangat miris, di usia yang masih kecil ketiga anak ini telah menjadi anak piatu. Selain itu juga jauh dari sang ayah. “Mamak, jangan pergi,” sebut salah seorang anak korban sembari menangis tersedu-sedu.

Tak lama di rumah duka, jenazah korban langsung dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pasar Lama, Kisaran. Almarhumah yang merupakan warga Jalan Sei Asahan, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, ini hanyut di Sungai Silau pada Senin (23/11) lalu.

Ketika itu ibu dari tiga anak ini sedang menyuci pakaian di aliran sungai Silau ditemani putri bungsungsunya Nurwulan (8). Korban terjatuh di aliran tersebut. Kemudian, anaknya lari meminta bantuan masyarakat setempat. Tim SAR pun telah melakukan pencarian terhadap korban dengan menyelusuri Sungai Silau menggunakan perahu karet selama empat hari. Di hari kelima, korban ditemukan sudah jadi mayat.

Almarhumah meninggalkan 3 orang anak, selain Nurwulan, anak yang paling besar adalah Ari (14) dan Risky (10). Sementara, sang suami sedang merantau ke negeri jiran (Malaysia) sejak 6 bulan yang lalu. Sang suami tak bisa pulang karena terhalang kondisi pandemi Covid-19. (bay/fi)

USI