News

Jaringan Teroris Sibolga Terdeteksi di Labuhanbatu

LABUHANBATU, FaseBerita.ID – Kepolisan Resor Labuhanbatu mendeteksi adanya bagian jaringan teroris Sibolga di wilayah hukumnya. Namun, polisi belum bisa mengkonfirmasi identitas terduga teroris itu. Polisi mengimbau agar warga tetap waspada.

“Terduga teroris ada di wilayah kita, itu bagian dari jaringan teroris di Sibolga. Kita mengimbau warga agar waspada dengan adanya terorisme jaringan Sibolga yang terdeteksi berada di wilayah Labuhanbatu. Apabila ada yang dicurigai segera melaporkan kepada pihak aparat,” ujar Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang melalui Kasat Intelkam Polres Labuhanbatu AKP Fadlun, Jumat (22/3).

Sebelumnya Kapolres AKBP Frido Situmorang, Kamis (21/3) dalam FGD pengamanan Pemilu 2019 mengatakan, pihaknya sudah mendeteksi adanya paham radikal di Labuhanbatu Raya (Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu Selatan) dan berharap masyarakat dapat mengantisipasi permasalahan tersebut.

Pihaknya tidak ingin situasi keamanan dan ketertiban di daerah terganggu oleh oknum yang ingin melakukan perubahan pada sistem sosial dan politik dengan cara kekerasan atau radikal yang mengarah kepada aksi terorisme.

Baca: Densus 88 Gerebek Teroris: Bom Meledak, Dua Luka-luka

Menurut dia, paham radikal itu dapat mengganggu kehidupan sosial bermasyarakat.

“Iya ada, kami mendeteksi adanya paham-paham radikal itu dan kita tidak mau stigma negatif di Labuhanbatu Raya,” tegas dia.

Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus atau Densus 88 berhasil mengamankan dua orang yang diduga bagian dari jaringan teroris Abu Hamzah di Sibolga.
Penangkapan warga Kabupaten Asahan terduga teroris itu dilakukan di Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai.

Gelar Pasukan Ops Mantab Brata Toba 2019

Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang bersama Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Toba di Lapangan Ika Bina Rantauprapat, Jumat (22/3).

Apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata Toba ini, diikuti ratusan personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD, ASN, Damkar, Ormas, KPU dan Bawaslu dengan tujuan untuk wujudkan pemilu yang aman, lancar dan damai.

Pantawan wartawan, sebelum dilaksanakannya amanat pimpinan apel tersebut, berlangsung pembacaan bersama beberapa poin teks deklarasi damai oleh seluruh peserta apel.

Kapolres Labuhanbatu bersama Dandim 0209 dalam sambutannya menyampaikan, saat ini pemerintah menurunkan pasukan TNI – Polri secara maksimal serta menimbulkan Sinergitas TNI – Polri untuk mengatasi potensi konflik Pemilu secara terukur dan profesional.

“Saya meminta kepada Babinsa serta Babinkambtimas harus mampu mengatasi Berita hoax di tengah masyarakat. Sebagai pihak penyelenggara Pemilu harus mampu menunjukkan kinerja yang baik guna mewujudkan cita-cita bangsa untuk memilih pemimpin yang sesuai amanat UU. Saya juga meminta kepada peserta apel agar selalu menjaga hubungan yang baik sesama masyarakat. Berikan yang terbaik untuk masyarakat agar tercipta Kamtibmas yang baik,” pesannya.

Kapolres juga menyampaikan beberapa penekanan di antaranya, memperperkuat soliditas dan sinergi antara TNI-Polri guna mewujdkan Kemdagri yang kondusif. (bud/zas/ant)

USI