News

Jamaah Masjid Berang: Geser Tenda yang Menutup Jalan

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Usai Sholat Ashar, Jemaah Masjid Agung tiba-tiba berang lalu menggeser tenda yang berada di Jalan Ahmad Yani, milik pedagang Ramadhan Fair yang dianggap mengganggu akses masuk ke masjid, Rabu (8/5).

Jemaah yang berang, menggeser seluruh tenda yang mengganggu hingga ke tengah jalan. Mereka mengaku sangat menyayangkan sikap para pedagang dan penyelenggara kegiatan yang dinilai hanya mementingkan diri sendiri tanpa peduli dengan jamaah yang ingin melaksanakan sholat.

Apalagi, saat ini merupakan bukan Ramadhan, yang mana jumlah jamaah sholat lebih banyak dari biasanya. “Ini sudah kelewatan, mengapa jalan menuju masjid ditutup. Apalagi ini kan bulan Ramadhan, orang pasti ramai menuju masjid untuk Ibadah,” ujar salah seorang jamaah Masjid Agung.

Menurutnya, tak ada maksud lain untuk menggeser tenda-tenda tersebut, selain ingin memberi kenyamanan terhadap jamaah untuk masuk ke masjid. “Gimana pola pikir orang yang meletakkan tenda jualan ini. Kok seenaknya saja menutup jalan menuju. Nanti yang ada orang mau sholat jadi terganggu untuk lewat. Makanya kami para jamaah Masjid Agung serentak secara bersama-sama mengangkat dan menggeser tenda tersebut ke tengah jalan. Agar jangan mengganggu orang yang berkendara datang untuk beribadah ke Masjid Agung ini,” pungkasnya.

Terpisah, Camat Sibolga Kota Mardi Tanjung mengaku sangat menyesalkan kejadian tersebut. Karena pada dasarnya, tidak diperkenankan pedagang menggelar dagangan tepat di akses jalan masuk masjid. “Salahnya itu, harusnya diberikan akses jalan masuk ke masjid, bukan ditutup. Gimana orang mau sholat,” kata Mardi.

Diterangkannya, Ramadhan Fair tersebut diselenggarakan oleh Pemko Sibolga melalui Dinas Perindag. Ada empat jalan yang dipakai sesuai dengan pengajuan izin yang disampaikan ke Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas Polres Sibolga. Dan masing-masing jalan hanya memakai separuh badan jalan. “Izinnya dari Dinas Perhubungan dan Sat Lantas. Jalan Diponegoro, Jalan Ahmad Yani, Jalan Mesjid dan Jalan S Parman,” ungkapnya.

Menurutnya, pihaknya sangat mendukung penyelenggaraan bazar pada Ramadhan Fair. Karena, selain memberikan hiburan pada masyarakat, juga membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pakaian menjelang Lebaran. Karena, harga yang ditawarkan para pedagang bazar jauh lebih murah, dengan kualitas yang bagus.

“Kalau menurut saya, bazar ini sangat bagus. Orangpun semakin ramai datang. Warga yang mau beli pakaian lebaran bisa terbantu. Karena harganya murah meriah. Jadi, sangat membantu masyarakat,” pungkasnya. (ts)