News

Jaksa Didesak Tuntaskan Kasus Korupsi di Siantar

SIANTAR, FaseBerita.ID – Pemuda Anti Korupsi Kota Siantar mengadakan aksi di Kejaksaan Negeri Kota Siantar, Kamis (14/1). Dalam orasinya, Pemuda Anti Korupsi (PAK) menyampaikan ada temuan BPK pada proyek pembangunan jembatan VIII STA 13.441 Pematangsiantar yang dikerjakan oleh PT EPP pada tahun anggaran 2019.

Ada kelebihan bayar anggaran sebesar Rp 2,9 Miliar. Padahal ada oknum jaksa yang bertugas sebagai Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D).
Patut diduga oknum jaksa tersebut tidak melaksanakan tugasnya dalam pengawasan proyek dengan kontrak Rp 14,4 Miliar itu.
“Kami meminta pihak kejaksaan transparan soal temuan BPK tersebut,”kata orator PAK.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Intel Bas SH menerangkan, penanganan laporan pengaduan (lapdu) ataupun pengaduan masyarakat (dumas) di Kejari Pematangsiantar tetap diseriusi.

“Jika membutuhkan informasi tentang kinerja Kejari Pematangsiantar dalam penanganan tindak pidana korupsi, sebaiknya disampaikan kepada kami ataupun dapat langsung datang untuk melakukan tatap muka dengan data dukung dari teman yang datang. Kami selalu terbuka untuk menjelaskan semua tentang penanganan tindak pidana korupsi yang ada di kota Pematangsiantar,”kata Bas.

“Kamis tidak pernah meminta dana pengamanan dari OPD yang ada di Kota Pematangsiantar. Apabila ada oknum oknum yang memanfaatkan, kami harapkan laporkan kepada kami agar dapat melakukan penindakan,”pungkas Bas. (ros/fabe)