News

Izin Land Aplikasi Limbah PKS Bah Jambi Belum Ada

FaseBerita.ID – Terungkap, ternyata Izin Land Aplikasi Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Bah Jambi PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) ternyata belum ada.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Simalungun, Pahala Sinaga saat dikonfirmasi via seluler, Kamis (9/7) sekira pukul 15.15 WIB.

Baca sebelumnya: Sistem Pengelolaan Limbah Cair PKS Bah Jambi Dipertanyakan

Dalam keterangannya terkait perizinan pengelolaan Land Aplikasi Limbah Cair PKS Bah Jambi PT Perkebunan Nusantara IV menyebutkan, pihaknya sudah mencek izin tersebut, namun masih dalam proses. Artinya, selama ini izin tersebut belum ada.

“Tadi sudah saya cek, mereka masih dalam pengajuan permohonan. Nanti selanjutnya akan kita proses dulu,” katanya singkat.

Sementara itu, sehari sebelumnya pihak PKS Bah Jambi melalui Maskepnya Dezy menyebutkankan kalau izin limbah mereka sudah ada.

Munculnya dugaan awal terkait perizinan pengelolaan Land Aplikasi Limbah Cair PKS Bah Jambi ini diketahui saat adanya informasi yang menyebut adanya pipa-pipa yang sudah rusak yang diduga merupakan aliran limbah cair PKS ke lahan di Blok 39 Afdeling I Kebun Bah Jambi PT Perkebunan Nusantara IV, seperti yang diberitakan sebelumnya.

Selanjutnya wartawan turun ke lapangan, ternyata informasi tersebut memang benar.

Diketahui, sebelumnya, diduga dulunya ada proyek penanganan pengelolaan limbah cair PKS Bah Jambi yang menelan anggaran yang bersumber dari PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) salah satu perusahaan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.

Namun sayang, saat ini pipa pipa itu sudah rusak dan tampaknya tidak dipakai lagi. Sehingga dinilai proyek yang pelaksanaannya belum diketahui itu sia-sia dan terkesan menghamburkan uang. Saat ini, berdasarkan keterangan dari petugas IPAL PKS Bah Jambi dan Maskep PKS Bah Jambi menyatakan Blok 39 tidak dialiri lagi dengan Limbah Cair melainkan di Blok 41 Afdeling I Kebun Bah Jambi seluas 53 Hektare.

Lebih lanjut, sebelum dikonfirmasi ke pihak Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Simalungun, kru koran ini mencoba konfirmasi terkait perizinan pengelolaan Land Aplikasi Limbah PKS Bah Jambi kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mislaini Saragih melalui aplikasi WhatsApp miliknya.

“Terkait masalah izin konfirmasi ke Dinas Perijinan ya, Pak. Tks,” jawabnya singkat.

Namun ketika dipertanyakan tentang rekomendasi dari pihak Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Simalungun yang dipimpinnya saat ini, tidak kunjung membalas walaupun pesannya sudah ceklist biru dua. (Adi/fi)