News

Isu Penculikan Anak Merebak di Sidamanik, Siswi SD Ditarik Pria Tidak Dikenal

Rumah Digedor-gedor Pria Tak Dikenal

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Orangtua di Sidamanik, terutama yang mempunyai anak-anak yang masih sekolah dasar (SD) khawatir dengan isu penculikan anak.

Pasalnya, ES (7) siswi SDN 091409 Sarimatondang, tiba-tiba ditarik seorang pria tidak dikenal di depan Kantor Luruh Sarimatondang, Kecamatan Sidamanik, Kamis (5/3/2020) sekira pukul 12.00 WIB.

Korban merupakan anak kedua dari pasangan NM Sidauruk dengan L boru Panjaitan berdomisili di Kelurahan Sarimatondang, perbatasan Pakkalan Buntu, 3 km dari kantor Lurah Sarimatondang.

ES didampingi ayah dan ibunya saat ditanyai awak media ini di rumahnya, Kamis (12/3/2020) sekira pukul 14.30 WIB, mengakui bahwa tangannya ditarik-tarik seorang pria tidak dikenal, hendak dimasukkan ke dalam mobil warna hitam.

Siswi kelas 1 SD itu menceritakan, pulang sekolah ia hendak  menyeberang, tapi tiba-tiba ada mobil warna hitam datang dari arah Siantar berhenti di depannya.

Salah seorang pelaku yang duduk di pinggir supir, turun membuka pintu dan langsung menarik-narik tangan korban sambil mengajak ikut pulang.

“Ada orang rambutnya gondrong, memakai kalung warna putih, turun dari mobil menarik-narik tanganku. Ayo-ayo pulang dek, aku takut kali, karena nggak kenal aku, tanganku kuat kali dipegang,”ucapnya sambil mau menangis.

Lanjut ES, di dalam mobil tersebut menurutnya ada 3 orang termasuk pria yang turun dari mobil menarik-narik tangannya membujuk supaya masuk ke dalam mobil.

“Kutengok di belakang nggak ada orang, aku takut, tanganku ditarik kuat. Kubilang nggak mau, nggak mau (sambil merontak), tapi tetap juga ditarik,”katanya.

Beruntung ada orangtua siswa marga Sitio yang menjemput anaknya hendak pulang melihat kejadian tersebut langsung berteriak, sehingga pelaku melepaskan tangan korban dan kabur tancap gas.

Selanjutnya, orangtua siswa, marga Sitio tersebut menaikkan korban ke mobil angkot untuk pulang ke rumah korban. Tiba di rumah, korban pun menceritakan kejadian tersebut kepada kedua orangtuanya.

NM Sidauruk, ayah korban saat ditanyai mengatakan biasanya ia pagi mengantar korban ke sekolah dan menjemput korban dari sekolah pulang kerumah.

“Biasa kujemputnya dia dari sekolah, tapi dalam sebulan ini aku sakit karena  kecelakaan, terpaksalah dia naik angkot sendiri ke sekolah sama pulang juga,”ujarnya.

NM Sidauruk berterimaksih kepada Pak Sitio dan tetap bersyukur karena putri selamat dan sehat sampai di rumah.

“Kalau sempat udah masuk kian ke dalam mobil, kemana lagi mau dicari. Mungkin bisa ditemukan tapi sudah jadi mayat, karena issunya, kalau pencurian anak itu, organ tubuhnya akan diambil,”ungkapnya.

Masih NM Sidauruk berharap kepada masyarakat supaya berhati-hati, tetap waspada memperhatikan anak-anaknya, serta mempertanyakan maksud kedatangan orang tidak dikenal.

“Kami sudah mendatangi Polsek Sidamanik memberitahukan kejadian ini supaya pihak Kepolisian lebih sigap menyikapi yang terjadi di wilayahnya, begitu orangtua supaya berhati-hati, waspada dan memperhatikan anak-anaknya,”pesannya.

Rumah Digedor-gedor Pria Tak Dikenal

Peristiwa menghebohkan, seorang laki-laki tak dikenal mendatangi rumah marga Pasaribu di Simpang Puskesmas Sarimatondang, Kecamatan Sidamanik, Selasa (10/3/2020) sekira pukul 10.00 WIB.

Informasi dihimpun, lelaki tersebut mengetuk pintu rumah dan mendesak agar pintu rumah dibuka dengan mengetuk pintu secara berulang-ulang.

Ketepatan di dalam rumah ada anaknya dan istri Pasaribu, berada di lantai dua rumahnya melihat ke bawah ada orang tak dikenal menggedor pintu rumah.

“Nantulang-nantulang buka dulu pintu rumah, dimana nantulang,” teriak pria tersebut. Merasa tak kenal, istri Pasaribu pun tetap bertahan di lantai dua dan merasa ketakutan.

Tiba-tiba ada tetangga lewat depan rumah, saat itu istrinya berteriak minta tolong. Pelaku langsung lari menaiki mobil pribadi warna hitam, lalu tancap gas menuju arah pekan Sidamanik.

Kapolsek Sidamanik, AKP Hansa Marpaung saat dikonfirmasi via selulernya, Kamis (12/3/2020) sekira pukul 14.00 WIB, mengatakan pihaknya sudah mendapat informasi terkait kejadian itu.

“Ya, kejadian itu sudah dilaporkan kepada kita. Tapi cuma pemberitahuan, kita berharap kepada masyarakat tetap waspada dan selalu memperhatikan anak-anaknya. Jika ada melihat kejadian tersebut silahkan laporkan kepada kami,” katanya.(mag-05/fi)

USI