News

Ini Sanksi ASN yang Bolos Selama Ramadan

FaseBerita.ID – Pemerintah Kabupaten Asahan akan memberikan sanksi tegas kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti bolos saat jam kerja selama di bulan Ramadan.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Asahan Taufik Zainal Arifin terkait hari pertama pelaksanaan puasa Ramadan 1440 H, kondisi gedung Pemerintahan di Kantor Bupati Asahan, Jalan Sudirman Kisaran, sepi.

“Kalau ada yang melanggar akan ada sanksi, kami buat teguran. Kalau yang punya jabatan kami usulkan untuk diganti,” kata Taufik di kantor Bupati Asahan saat dicegat wartawan, Selasa (7/5).

Diduga banyak diantara ASN memilih pulang lebih awal dari jam yang telah ditentukan, yakni pukul 15.45 WIB.

Namun, Taufik mengaku akan terlebih dahulu mengecek daftar kehadiran seluruh ASN dan berkoordinasi ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Bila nantinya masih banyak ASN yang terbukti tetap melanggar, maka pihaknya tidak segan-segan langsung memberikan sanksi.

“Mungkin ini masih hari pertama puasa, kami maklumi. Mulai besok akan kami beri imbauan. Saya juga masih menunggu data dari BKD,” sebutnya.

Seperti diketahui, pada tanggal 3 Mei 2019 lalu, Plt Bupati Asahan H Surya telah menetapkan perubahan jadwal kerja dan apel ASN selama bulan Ramadan 1440 Hijriah. Dan, sudah diberitahukan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Asahan.

Hal ini dimaksud untuk mendukung aktivitas umat Islam khususnya dari kalangan ASN yang berpuasa di samping mengikuti aturan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN dan RB) perihal pengurangan jam kerja PNS dan sesuai dengan surat edaran Bupati Asahan nomor 800/1636 yang ditandatangani Plt Bupati Asahan. (Per)